Persib menanggapi wacana menambahkan kuota untuk pemain asing

- Jurnalis

Minggu, 18 Mei 2025 - 23:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA (-) – Persib Bandung Melalui CEO PT Persib Bandung Dignified Adhitia Putra Herawan memberikan tanggapan mengenai penambahan kuota pemain asing di kompetisi Liga 1 Indonesia musim 2024/25.

Dikutip dari situs web resmi klub pada hari Senin, Adhitia menyatakan bahwa Persib Bandung terbuka dan sepenuhnya didukung setiap langkah yang diambil oleh operator dan regulator kompetisi sepak bola nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adhitia menambahkan bahwa Persib Bandung sebagai klub profesional akan selalu mengikuti dan menyesuaikan diri dengan peraturan yang ditetapkan dalam kompetisi Liga 1 Indonesia musim depan.

“Mengenai rencana PT Liga Indonesia Baru (LIB) untuk meningkatkan kuota pemain asing menjadi 11 pemain per klub di musim Liga 1 musim 2025/2026, kami dari Persib Hormat dan sepenuhnya mendukung setiap langkah yang diambil oleh LIB sebagai operator liga, serta PSSI sebagai regulator kompetisi sepak bola di Indonesia,” kata Adhitia.

Dalam wacana terbaru, Pt Lib telah menyarankan kepada PSSI bahwa setiap klub yang bersaing di League 1 Indonesia 2025/26 diizinkan untuk mendaftarkan hingga 11 pemain asing dan dari angka itu, maksimal delapan pemain asing dapat dimainkan secara bersamaan di lapangan, sedangkan tiga sisanya berada di bangku cadangan dan dapat diserahkan sebagai pengganti secara bersamaan.

Baca Juga: League 1 2025/2026 Mulai Agustus, Proposal Lib 11 Pemain Asing

“Sebagai salah satu klub profesional di League 1, Persib selalu berkomitmen untuk mengikuti dan menyesuaikan diri dengan setiap peraturan yang secara resmi ditentukan, untuk kemajuan timbal balik,” jelas Adhitia.

“Kami percaya bahwa setiap kebijakan yang diambil tentu saja melalui studi strategis yang mempertimbangkan aspek peningkatan kualitas persaingan, daya saing klub di tingkat Asia, dan pengembangan industri sepak bola nasional secara keseluruhan,” tambahnya.

Menurut Adhitia, dinamika dan perubahan dalam struktur pengaturan adalah bagian dari proses profesionalisasi dan modernisasi kompetisi domestik, yang juga sejalan dengan arah pengembangan sepak bola global.

“Persib akan terus mencoba mempersiapkan diri secara optimal dan beradaptasi dengan dinamika ini, sehingga mereka dapat terus berkontribusi secara positif untuk pengembangan sepakbola Indonesia,” pungkasnya.

Baca juga: juara bandung Persib Deui Euy!

Baca Juga: Liga 1 Kedudukan: Persis Solo dan Madura United Escape Degradation

Reporter: Aldi Sultan
Editor: Junaydi Suswanto
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB