Jakarta (-) – Perpustakaan Nasional (Perpusna) menyatakan bahwa kebijakan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang membuka layanan perpustakaan di Jakarta hingga pukul 22:00 sebagai selangkah maju kebiasaan membaca untuk meningkatkan literasi negara.
“Saya menghargai kebijakan Gubernur Jakarta Pramono Anung yang membuka Layanan Perpustakaan Regional Jakarta hingga pukul 22:00 WIB
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca Juga: DKI Memperpanjang Jam Layanan di Perpustakaan Cikini hingga Malam
Langkah ini, menurutnya, perlu menjadi motivasi bagi perpustakaan regional lainnya untuk memperpanjang jam buka layanan, dengan penyesuaian di setiap wilayah.
“Kami dari Perpustakaan Nasional tentu saja mendorong dan menghargai pemerintah daerah lainnya jika kami dapat memperpanjang jam buka layanan perpustakaan di daerah masing -masing. Namun, ini pasti harus disesuaikan dengan situasi,” katanya.
Menurutnya, ekosistem di Jakarta sangat mungkin untuk mengadakan kegiatan yang terkait dengan fungsi perpustakaan yang dibuka hingga malam hari.
Kondisi ini tidak sama dengan daerah lain, tetapi langkah -langkah Gubernur Pramono Anung perlu dihargai untuk mendorong pemerintah daerah lain tidak hanya meningkatkan layanan perpustakaan, tetapi juga menjadi pemimpin yang memberikan contoh pembiasaan membaca, sehingga masyarakat juga dapat termotivasi.
Aminudin menjelaskan bahwa sampai sekarang Perpustakaan Nasional belum merencanakan untuk memperpanjang jam buka layanan dari validitas saat ini, yaitu sampai 19.00 WIB.
“Namun, kami akan terus memantau dan mengevaluasi permintaan publik apakah Perpustakaan Nasional perlu memperpanjang jam buka layanan,” katanya.
Baca Juga: Pramono Akan Membuka Perpustakaan di Jakarta Sampai Malam
Baca Juga: Inovasi Perpustakaan Jadi upaya untuk meningkatkan bacaan di Jakarta
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperpanjang jam layanan Perpustakaan Cikini dan pusat dokumen sastra HB Jassin hingga pada malam hari pukul 22.00 WIB.
Kepala DKI Jakarta Library and Archives Service (Dispusip) Syaefuloh Hidayat mengatakan bahwa saat ini perpanjangan waktu pembukaan mulai diuji.
“Ini telah berjalan selama dua minggu terakhir, mulai jam 9 pagi hingga 10 malam. Sebelumnya hanya sampai jam 4 sore,” katanya.
Ini adalah arahan langsung dari gubernur DKI Jakarta Pramono Anung sebagai bagian dari upaya untuk meningkatkan akses publik ke literasi dan ruang budaya di Jakarta.
Reporter: Lintang Budiyanti Prameswari
Editor: Endang Sukarelawati
Hak Cipta © antara 2025
RakyatPos Irian










