Pengadaan Subdivisi Bisnis Bumi memprioritaskan pemasok lokal dan nasional

- Jurnalis

Rabu, 14 Mei 2025 - 13:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perusahaan berharap langkah ini dapat mendukung kemajuan pemasok lokal yang memiliki dampak positif pada ekonomi regional dan nasional.

Jakarta (-) – Pt Bumi Resources TBK (BUMI) dan semua anak perusahaannya memprioritaskan pemasok lokal dan nasional dalam pengadaan barang dan jasa, untuk memberikan nilai tambah kepada masyarakat sekitar dan mendorong gerakan ekonomi nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Ekonom & Hubungan Investor VP Bumi Areza Widjaja mengungkapkan bahwa setiap tahun, proporsi pengeluaran untuk barang dan jasa dari Unit Bisnis Bumi bersumber dari penyedia domestik, mencapai hampir 100 persen dari total pengadaan.

“Bumi sejauh mungkin memprioritaskan pemasok lokal dan nasional dalam memenuhi kebutuhan barang dan jasa sesuai dengan spesifikasi yang diperlukan. Perusahaan berharap langkah ini dapat mendukung kemajuan pemasok lokal yang tentunya akan memiliki dampak positif pada ekonomi regional dan nasional,” kata Reza Widjaja, di Jakarta, Rabu.

Dia menjelaskan, Bumi juga mencoba mengembangkan kemampuan pemasok di sekitar perusahaan, dengan memberikan panduan kepada industri kecil yang mampu mendukung pemenuhan bahan untuk kegiatan operasional harian.

Upaya ini adalah salah satu inisiatif yang telah disiapkan dalam Program Kerja Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Kembali Kembali Kembali Perusahaan/CSR) Perusahaan dan secara konsisten diimplementasikan oleh masing -masing unit bisnis Bumi, termasuk Pt Kaltim Prima Coal (KPC) dan Pt Arutmin Indonesia (Arutmin).

Dilihat dari persentase nilai pembelian dalam 3 tahun terakhir, KPC menghasilkan 97 persen pengeluaran barang dan jasa dari pemasok lokal, sementara Arutmin berada di atas 99 persen pada periode yang sama.

Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa kontribusi dan kebijakan anak perusahaan bumi dalam memprioritaskan pemasok lokal cukup konsisten, katanya lagi.

Adapun nilai kontrak pada akhir 2024, KPC mencatat total nilai kontrak dengan pemasok lokal dan nasional sebesar 1.897,32 juta dolar AS (sekitar RP31,3 triliun) dari total pengeluaran 1.954 juta dolar AS (sekitar RP32.2 triliun).

Sementara itu, Arutmin mencapai 133,29 juta dolar AS (sekitar Rp2,2 triliun) dari total pengadaan 133,3 juta dolar AS.

Selama tahun itu, KPC juga menghabiskan barang dan jasa untuk 38 pemasok yang dibantu perusahaan dengan total 5,4 juta dolar AS.

Pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan industri di sekitar area operasional pertambangan ini diharapkan dapat mendorong mitra pemasok lokal untuk lebih berkembang dan kompetitif.

Di sisi lain, dalam setiap kemitraan bumi, kriteria keberlanjutan sangat diprioritaskan dalam proses pemilihan dan evaluasi pemasok.

Setiap pemasok yang bekerja sama dengan Bumi dipastikan untuk mematuhi persyaratan yang diatur dalam prinsip -prinsip pedoman hak -hak manusia dan bisnis (Prinsip -prinsip panduan PBB tentang Bisnis dan Hak Asasi Manusia/UNGP).

Selain itu, ia juga memperhatikan aspek lingkungan, serta kesehatan dan keselamatan kerja (K3).

Prosedur untuk pengadaan barang dan jasa dilakukan secara adil dan transparan, untuk mendapatkan pemasok sesuai dengan kualifikasi yang diinginkan.

Pemberdayaan Pemasok Lokal adalah sinergi yang diharapkan memberikan kontribusi sosial -ekonomi yang nyata, baik untuk industri dan industri lokal dan nasional, perusahaan, para pemangku kepentinganserta untuk negara.

Melalui berbagai bentuk kemitraan strategis, perusahaan tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan operasional, tetapi juga berkontribusi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi regional dan nasional.

“Dengan berbagai bentuk kerja sama, Bumi berupaya menambah nilai bagi pemasok lokal dan nasional, yaitu melalui kontrak, pembelian, dan bimbingan. Bumi juga memastikan kontraktor mematuhi kebijakan dan standar yang terkait dengan kualitas, kesehatan, keselamatan, dan lingkungan yang diterapkan oleh perusahaan, serta menghormati hubungan dengan masyarakat,” kata Reza widjaja.

Baca Juga: Semester I-2024, Bumi NIT Produksi Batubara Nasional Tertinggi

Baca Juga: Arutmin Mendorong Kemandirian Ekonomi Warga Kintap Kalimantan Lingkaran

Pewarta: Faisal Yunianto
Editor: Budisantoso Budiman
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB