Pemerintah Provinsi Papeg berharap bahwa kunjungan DPR-Wamendagri akan mempercepat pengembangan KIPP

- Jurnalis

Jumat, 16 Mei 2025 - 17:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamena (-) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Pegunungan Papua (Papeg) berharap bahwa kunjungan kelompok Dewan Perwakilan Rakyat II dan Wakil Menteri Dalam Negeri Rebekah Haluk di Pegunungan Papua, dapat mempercepat pengembangan wilayah inti pemerintah pusat (KIPP).

Gubernur Pegunungan Papua John Tabo di Wamena pada hari Jumat mengatakan kunjungan kelompok House of Representatives Commission II yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi Bahtra Banong II dan Wamendagri Ribka Haluk menjadi lompatan besar dalam persiapan untuk pembangunan Kipp Pegunungan Papua.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami berharap bahwa dengan kunjungan kelompok Dewan Perwakilan Rakyat II yang dipimpin oleh Bahtra Banong dan Ny. Ribka Haluk akan mempercepat pembangunan KIPP untuk mempercepat proses layanan kepada komunitas dari delapan distrik,” kata Gubernur Tabo.

Baca Juga: Kemajuan Penghargaan Kementerian Dalam Negeri untuk Pengembangan Papua KPP Selatan

Tim House of Representatives Commission II dan Wakil Menteri Dalam Negeri mengunjungi Provinsi Papua dari pegunungan untuk melihat tingkat persiapan lokasi KIPP yang akan dibangun oleh Kantor Gubernur, Majelis Rakyat Papua (MRP) dari pegunungan dan Dewan Perwakilan Papua (DPRP) dari pegunungan.

Menurut Gubernur Tabo, lokasi pembangunan Papua Papua Kipp terletak di Taman Biologi Institut Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), di Gunung Milk, Distrik Hubikosi, Kabupensi Jayawijaya.

“Lokasi yang akan dibangun oleh Area Pusat Tata Kelola Papua adalah 122,5 hektar tanah. Lokasi ini adalah milik Pemerintah Kabupaten Jayawijaya (PEMKAB) yang telah diberikan melalui proses menyerahkan aset beberapa waktu lalu kepada pemerintah Provinsi Gunung Papua,” katanya.

Baca Juga: Kementerian Dalam Negeri: Kunjungan DPR di Papua Selatan Bentuk Serius DOB Review

Dia menjelaskan bahwa pembangunan Kipp Pegunungan Papua tidak menggunakan pendapatan regional dan anggaran pengeluaran (APBD), tetapi lebih menggunakan anggaran negara (APBN).

“Anggaran sudah ada, tetapi sementara itu masih diblokir oleh Kementerian Keuangan Indonesia (Kemenkeu) karena lokasi masih tidak ada. Tetapi dengan kami mempercepat penentuan lokasi, anggaran pembangunan akan dibuka, setelah rekomendasi dari kunjungan Dewan Perwakilan Rakyat II dan Ny. Wamendagri,” katanya.

Dia berharap bahwa komunitas Jayawijaya, terutama di lokasi pengembangan, dapat mendukung semua proses pengembangan KIPP Pegunungan Papua, sehingga daerah tersebut menjadi pusat pemerintahan dan meningkatkan ekonomi masyarakat.

Reporter: Yudhi Efendi
Editor: Rangga Pandu Asmara Jingga
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB