JAKARTA (-) – Pembicara Parlemen Indonesia Puan Maharani memandang bahwa peningkatan anggaran bantuan partai politik perlu melihat kemampuan anggaran dan biaya negara (APBN) untuk membiayai itu.
“Kita harus melihat di masa depan, apakah anggaran APBN akan cukup?” Puan mengatakan ketika memberikan informasi setelah bertemu Perdana Menteri (PM) Li Qiang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Oleh karena itu, ia mengatakan bahwa parlemen Indonesia harus melihat studi yang terkait dengan hal ini untuk memutuskan peningkatan anggaran bantuan untuk partai politik.
Baca Juga: Brin: Penambahan Dana Partai Politik harus disertai dengan penerapan penalti
“Bisakah itu dilakukan dengan cepat? Ya, kita akan melihat seperti apa studi itu,” jelasnya.
Namun demikian, ia mengatakan bahwa usulan peningkatan anggaran bantuan untuk partai -partai politik muncul dengan semangat korupsi.
Sebelumnya, Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto dalam siaran webinar oleh saluran KPK RI YouTube pada hari Kamis (5/15), mengusulkan penyediaan dana besar untuk partai politik dibandingkan dengan hari ini.
Baca Juga: Menteri Koordinasi Yusril tentang penambahan dana partai politik: Butuh sistem yang adil
“Jika kemudian partai politik sudah cukup, dana sudah cukup, mungkin itu bisa berkurang (tindakan kriminal korupsi, ed.),”
Reporter: Rio Feisal
Editor: Zaenal Abidin
Hak Cipta © antara 2025
RakyatPos Irian










