Partamina Pasar Pasar Hong Kong Pasar

- Jurnalis

Jumat, 9 Mei 2025 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (-) – Produk Nacking yang berpartisipasi dalam Program Pelatihan Akademi UMK PT (Persero) (Persero), dan Fish & Food, dari Distrik Tawang, Tasikmalaya, Jawa Barat, mampu menembus pasar Hong Kong.

Area Manager Comm, rel & csr regional Jawa Jawa Barat Java (JBB) Pt Pertamina Patra Niaga Eko Kristiawan dalam pernyataannya di Jakarta pada hari Jumat, menyatakan bahwa pertamina dengan bangga membantu UMKM yang tidak hanya dapat meningkatkan nilai tambahan dari limbah ikan, tetapi juga membuka pekerjaan lokal dan menggerakkan ekonomi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini sejalan dengan semangat pemerintah Prabowo-Gibran di Astacita poin ketiga, yaitu menciptakan lapangan kerja berkualitas, mendorong kewirausahaan, dan mengembangkan industri kreatif,” katanya.

Umkm dan Fish & Food yang menghasilkan makanan ringan Kriuk Kriuk saat ini dari Fish menerima bantuan dan pelatihan dari Program Kelas Digital GO Pertamina UMK Academy 2024.

Pertamina juga telah menyediakan dana senilai RP120 juta ketika Andini bergabung sebagai UMKM dibantu oleh Pertamina pada tahun 2022.

Baca Juga: Pilihan Camilan Sehat Direkomendasikan sebagai Teman untuk Minum Teh

Dana digunakan, antara lain, untuk memperluas budidaya ikan, dari 20 hingga 40 kolam yang dilengkapi dengan aerator/mesin udara, sistem biofloc, dan pengaduk pakan.

Setelah juga mengikuti pertamina smexpo, Andini dapat menambahkan lima reseller aktif.

“Sebagian besar pesanan berasal dari konsumen yang merupakan pengusaha perjalanan haji dan umrah, karena produk kami tahan lama dan praktis,” jelas Siti Nurjanah, dan pemilik dan pemilik.

Camilan Kriuk dari desa yang telah mengantongi sertifikat halal juga terus mengembangkan jangkauan pemasaran ke berbagai kota seperti Jakarta, Depok dan Surabaya, serta menjelajahi pasar Lampung dan Kalimantan.

“Kami juga telah menembus pasar internasional, dengan ekspor pertama 500 paket ke Hong Kong,” tambah Siti.

Saat ini, produksinya mencapai dua kuintal ikan hidup per bulan. Andini juga melibatkan sepuluh ibu desa khusus di bagian pembersihan dan empat orang di departemen produksi dan pengemasan.

Baca Juga: Resep Camilan Sehat Terbuat Dari Yogurt dan Buah Untuk Akhir Pekan

Reporter: Kelik Dewanto
Editor: Adi Lazuardi
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB