Partai yang berkuasa Korea Selatan tiba -tiba mengubah kandidat presiden dari Kim menjadi Han

- Jurnalis

Sabtu, 10 Mei 2025 - 13:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ankara (-)-Partai yang berkuasa di Korea Selatan telah mengubah kandidat presiden dari sebelumnya Kim Moon-soo menjadi mantan Perdana Menteri Han Duck-Soo, kata Yonhap dalam beritanya pada hari Sabtu.

Keputusan dramatis diambil setelah pertemuan Han dan Partai Kekuatan Rakyat (PPP) yang sebelumnya mencalonkan Kim sebagai kandidat presiden untuk maju dalam pemilihan bulan depan, kata Kantor Berita Nasional Korea Selatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manajemen PPP mengadakan pertemuan darurat untuk memulai proses pembatalan nominasi Kim sebagai kandidat partai. PPP diharapkan mengumumkan keputusan resminya pada hari Minggu.

Kim mengutuk tindakan manajemen partai dan memanggilnya “kudeta politik tengah malam”.

Pada hari Sabtu, Kim juga dilaporkan mengajukan gugatan mendesak ke pengadilan di Seoul untuk menghentikan keputusan kepemimpinan PPP.

Sebelumnya, Kim juga memperingatkan bahwa ia akan mengambil langkah -langkah hukum dan politik terhadap keputusan partai untuk mengubah pencalonannya.

Baca Juga: Akting Presiden Korea Selatan Mengundurkan diri, Ikuti Pemilihan Presiden 3

“Kudeta politik terjadi di tengah malam. Tindakan anti-demokratis ini belum pernah terjadi sebelumnya, tidak hanya dalam sejarah Konstitusi Korea Selatan, tetapi juga dalam sejarah dunia,” katanya.

“Saya akan meminta akuntabilitas hukum dan politik kepada mereka yang bertanggung jawab atas situasi ini,” dia memperingatkan.

Korea Selatan akan mengadakan pemilihan presiden yang tiba -tiba pada 3 Juni setelah Pengadilan Konstitusi menghapus Presiden Yoon Suk Yeol dari posisinya.

Menurut jajak pendapat terbaru Joongang Ilbo, seorang kandidat dari Partai Demokrat, Lee Jae-Myung, masih memimpin 47 persen dukungan, diikuti oleh Han dengan 23 persen, Kim 13 persen, dan kandidat dari partai reformasi, Lee Jun-seok, sebesar 4 persen.

Sumber: Anadolu

Baca Juga: Mantan Perdana Menteri Korea Selatan Han Duck-soo mengumumkan pencalonan presiden

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Rahmad Nasution
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB