OJK memperkuat investasi syariah dan inklusi keuangan di Papua

- Jurnalis

Rabu, 28 Mei 2025 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jayapura (-) – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat pendidikan yang terkait dengan investasi Syariah dan inklusi keuangan untuk siswa di Provinsi Papua di mana ini merupakan upaya untuk memberikan alternatif keuangan dari dampak inflasi.

Kepala Pengawas Pasar Modal Eksekutif, Keuangan Derivatif dan Pertukaran Karbon OJK dari Republik Indonesia Inarno Djajadi di Jayapura Rabu, mengatakan investasi di pasar modal Islam adalah salah satu pilihan strategis untuk mendapatkan potensi keuntungan sesuai dengan nilai -nilai Islam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berdasarkan data kami hingga 15 Mei 2025, aset Pasar Modal Islam di Indonesia berkembang cukup positif dengan Indeks Saham Syarah Indonesia (ISSI) tumbuh sebesar 2,62 persen tahun hingga saat ini (YTD),” katanya.

Menurut Inarno, dalam satu tahun, ISSI telah tumbuh menjadi 3,29 persen tahun-ke-tahun (YOY), sementara pada periode yang sama, nilai kapitalisasi ISSI juga tumbuh 4,03 persen menjadi Rp7.100,61 triliun.

“Dalam hal kinerja produk -produk pasar modal Islam, hingga 9 Mei 2025, dana yang dikelola reksadana Syariah telah mencapai Rp57,72 triliun atau tumbuh 14,18 persen YTD,” katanya.

Dia menjelaskan, sementara itu untuk nilai luar biasa dari Sukuk perusahaan mencapai RP62,97 triliun atau tumbuh 13,93 persen YTD dan nilai luar biasa dari Sukuk negara itu mencapai 1.704,34 triliun atau tumbuh 4,71 persen YTD.

“Dengan melihat data, dapat dikatakan bahwa pasar modal Islam di Indonesia sekarang mengalami tren positif di mana produk pasar modal Islam sangat fleksibel, likuid, mudah diakses, dan relevan dengan pengembangan teknologi keuangan dan digitalisasi di sektor keuangan,” katanya.

Dia menambahkan bahwa karena alasan ini, partainya sekarang menargetkan provinsi Papua dalam menyediakan pendidikan investasi pasar modal Islam melalui Sosialisasi Pendidikan Pasar Modal Terpadu (SEPMT) 2025.

“Kami terus mencoba membawa akses pasar modal yang adil dan berkelanjutan kepada orang -orang Bumi Cenderawasih dan ini juga merupakan komitmen yang kuat untuk memperluas melek huruf dan inklusi ke Indonesia timur,” katanya.

Sebelumnya Pendidikan Pendidikan Pasar Modal Terpadu 2025 (SEPMT) diadakan di salah satu universitas di Jayapura City, Papua, Selasa (5/27).

Baca Juga: Ojk Papua Mengungkapkan Izin Bisnis PT BPR Arfak Indonesia

Baca Juga: Ojk Papua Mendorong Keuangan Meningkat untuk Komunitas Sari Sabron

Baca juga: OJK terus meningkatkan literasi keuangan pada siswa di Papua

Reporter: Qadri Pratiwi
Editor: Biqwanto Situmorang
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB