Sertifikat digital adalah kondisi yang diperlukan, Sunatulh, harus
Surabaya (-) – Menteri Perencanaan Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Tanah Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid menekankan pentingnya penerapan sertifikat lahan digital dalam sistem lahan nasional sebagai kebutuhan di era modern.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Sertifikat digital adalah Kondisi Neessary, SunatulhKebutuhan, “kata Nusron di University of Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa), Senin.
Menurut Nusron, digitalisasi bertujuan untuk memfasilitasi akses dan meningkatkan efisiensi manajemen data lahan.
Dia menjelaskan bahwa dengan sistem digital, kepemilikan tanah yang tumpang tindih dapat dicegah.
Saat ini semua divisi data data (NIB) telah didigitalkan, sehingga memeriksa status kepemilikan dapat dilakukan waktu nyata.
“Jika tiba -tiba ada orang yang mengirimkan kiriman baru, memeriksa nib, di peta segera ditangkap tidak bisa, ada yang sudah memilikinya,” kata Nusron.
Dia menambahkan bahwa digitalisasi tanah tidak hanya termasuk dokumen, tetapi juga data spasial seperti peta tanah.
“Ada semua jumlah bidang dalam lampiran digitalisasi,” katanya.
Mengenai keamanan, Nusron memastikan bahwa sistem digital tanah telah dilengkapi dengan perlindungan cyber berlapis dan sampai sekarang tidak pernah mengalami serangan.
“Keamanan cyber dikonfirmasi aman. Sampai hari ini tidak ada serangan,” katanya.
Dia juga optimis bahwa sistem ini akan terus aman di masa depan dan mendorong orang untuk mempercayai sistem digital lahan yang sedang dikembangkan oleh pemerintah.
Reporter: Willi Irawan
Editor: Biqwanto Situmorang
Hak Cipta © antara 2025
RakyatPos Irian










