Neta Indonesia membuka suara terkait dengan hasil logo di kantor pusat

- Jurnalis

Sabtu, 31 Mei 2025 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA (-) – PR & Digital Brand PT Auto Indonesia, Frietz Frederick memberikan klarifikasi terkait dengan eliminasi logo besar di kantor pusat NETA Auto di Shanghai beberapa waktu lalu.

Menurut pengakuannya, penghapusan logo kantor pusat besar adalah karena perubahan alamat untuk kantor pusat NETA, yang sekarang pindah ke Hongqiao Transport Hub, dekat Bandara Internasional Shanghai, Cina.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sehubungan dengan rilis logo NETA di kantor pusat kami di Shanghai, kami ingin mengatakan bahwa ini disebabkan oleh perubahan alamat kantor pusat Neta yang sekarang terletak di Hongqiao Transport Hub, yang terletak di dekat Bandara Internasional Shanghai,” Frederick Frederick mengatakan kepada – pada Sabtu malam.

Dia melanjutkan bahwa ini dilakukan untuk memfasilitasi akses operasional dan efisiensi NETA dalam menjalankan bisnisnya baik domestik maupun asing.

Dengan transfer kantor pusat, ia percaya bahwa akan lebih mudah untuk membangun kolaborasi lintas -regional dan mendukung pengembangan bisnis secara lebih optimal.

Sebelumnya dilaporkan bahwa logo besar yang terletak di markas mobil Neta, Shanghai, terlihat dihapus dan hanya meninggalkan bayangannya.

Carnewschina pada hari Jumat (5/30) melaporkan bahwa NETA, yang sekarang diketahui dalam periode kritis, saat ini diperebutkan oleh kekuatan yang tidak dapat menentukan nasib perusahaan

Faktanya, beberapa sumber telah mengkonfirmasi bahwa pemegang saham yang dimiliki negara bagian dari perusahaan induk Neta, Hozon New Energy Automobile, bergerak untuk mengadakan pertemuan dewan direksi untuk menyingkirkan pendiri Fang Yunzhou dari peran keraguannya sebagai ketua dan CEO.

Ini dilakukan ketika perusahaan bergulat dengan kerugian yang mengejutkan, rantai pasokan yang terganggu, dan penutupan pabrik yang mereka miliki.

Sumber internal juga melaporkan bahwa utang yang belum dibayar kepada pemasok melebihi 6 miliar yuan (833 juta USD), dengan baterai Catl raksasa termasuk mereka yang berhenti pengiriman.

Akibatnya, produksi domestik Neta telah berhenti, yang kemudian menunda perintah asing meskipun mengamankan jalur kredit 2,15 miliar yuan (hampir 300 juta USD) di Thailand.

Penurunan penjualan NETA telah terlihat dari angka penjualannya. Setelah mencapai puncaknya pada tahun 2022 dengan 152.000 unit, pengiriman turun menjadi 127.500 pada tahun 2023 dan anjlok hampir setengahnya pada tahun 2024 menjadi hanya 64.549 kendaraan.

Laporan PHK Mass, penutupan toko, dan protes pemasok hanya memperburuk persepsi publik. Bahkan pemotongan biaya yang agresif, seperti insentif ekuitas karyawan dan perampingan bisnis, gagal menstabilkan perusahaan.

Reporter:
Editor: Hisar Sitanggang
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB