JAKARTA (-) – Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menargetkan dapur prototipe makanan nutrisi gratis (MBG) di tiga kota untuk beroperasi pada Agustus tahun ini.
“Kami menargetkan dapur MBG di tiga lokasi untuk beroperasi paling lambat Agustus,” kata Dody pada konferensi pers di Jakarta pada hari Senin.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kementerian Pekerjaan Umum menyiapkan tanah di tiga lokasi termasuk Kebumen, Jawa Tengah, Banjar, Jawa Barat dan Jambi.
Karena ini tidak dianggarkan dalam anggaran negara, maka khususnya Dody meminta bantuan dari Menteri BUMN Erick Thohir untuk bersedia memberikan sedikit anggaran Tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Bumn-Bumn Karya untuk pembangunan dapur prototipe MBG.
“Pada waktu itu ada 3 karya Bumn yang senang, yaitu Adhi Karya, PP PP, dan Hutama Karya,” kata Dody.
Setiap bumn karya akan membangun model dapurnya sesuai dengan desain arsitektur mereka sendiri
“Prototipe ini, kami berharap ini adalah model yang sangat bagus yang dapat diambil sebagai prototipe besar dari teman yang mendukung MBG,” kata Dody.
Untuk informasi, Kementerian Pekerjaan Umum setuju untuk bekerja sama dengan National Nutrition Agency (BGN) dalam mendukung program makan bergizi gratis.
Perjanjian ini ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama dalam pembangunan dapur dan fasilitas pendukungnya dalam program makan nutrisi gratis antara Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo dan kepala Badan Nutrisi Nasional Dadan Hindayana.
Perjanjian dan perjanjian ini adalah langkah konkret bagi sinergi antara lembaga untuk mendukung program makan bergizi gratis, yang merupakan salah satu program Hasil Cepat (PHTC/Quick WINS) terbaik dalam Rencana Pengembangan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.
Pengembangan infrastruktur untuk 3 dapur SPPG pertama akan didukung oleh tiga karya bumn, yaitu dari Pt Adhi Karya (Persero), Pt Hutama Karya (Persero) dan PT PP (Persero) dengan biaya pengembangan untuk satu unit dapur dari unit layanan nutrisi (SPPG) diperlukan di sekitar RP4.5 Meara. Bea.5 TPR.
Dukungan infrastruktur meliputi pembangunan dapur, tempat parkir, akses lokasi, jaringan air bersih, sanitasi, dan instalasi pemrosesan air limbah (WWTPS), peralatan dapur dan kendaraan untuk distribusi.
Baca Juga: Kadin Target Membangun 1.000 MBG Dapur, Undang Pengusaha Tiongkok untuk Berpartisipasi
Baca Juga: Memperkuat Sistem Keamanan Pangan dan Rencana Ekspansi Dapur MBG
Baca Juga: HK-Ministri Pekerjaan Umum Memastikan Lokasi Program MBG Dapur Publik di Jambi
Reporter: Aji Cakti
Editor: Faisal Yunianto
Hak Cipta © antara 2025
RakyatPos Irian










