Menteri LH memohon kepada pengusaha kelapa sawit.

- Jurnalis

Sabtu, 10 Mei 2025 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PEKANBARU (-) – Menteri Lingkungan (Menteri LH) Hanif Faisol Nurofiq mengimbau semua pengusaha kelapa sawit di Indonesia untuk tertib dalam menerapkan kesiapan kebakaran hutan dan tanah (Karhutla) yang harus dipatuhi oleh semua perusahaan.

Ini, kata Menteri Hanif telah secara resmi menjadi peraturan negara melalui undang -undang nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Manajemen Lingkungan (PPLH).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami akan mengeluarkan sanksi paksaan pemerintah jika kelengkapan (kesiapan Karhutla) tidak dilengkapi, karena ini sudah merupakan standar yang diberikan oleh pemerintah,” kata Menteri LH ketika mengunjungi perkebunan minyak kelapa sawit yang dimiliki oleh Pt Kimia Tirta Utama di Kabupaten Siak, Provinsi RIAU, Sabtu.

Selama kunjungan, Hanif menemukan bahwa perusahaan telah memenuhi standar di hutan dan kebakaran tanah.

Dia berterima kasih kepada semua perusahaan yang mematuhi aturan tentang kesiapan kebakaran hutan dan tanah. Namun, keberhasilan ini tidak boleh menyebabkan kelalaian kepada semua pihak yang relevan.

“Tentu saja pelatihan terkait dengan masyarakat, harapan saya mungkin bahkan lebih intensif. Disebut di sini, tidak terlalu mahal juga, dilatih, kemudian minggu depan yang lain juga dilatih. Jadi semua orang merasa siap untuk mengatasi kebakaran hutan dan tanah,” katanya.

Baca Juga: Menteri LH meminta pemerintah provinsi Riau untuk mengoptimalkan peran komunitas perawatan API

Menteri LH menekankan bahwa kewaspadaan terhadap kebakaran hutan dan tanah di Riau menjadi penting, karena daerah perkebunan kelapa sawit di wilayah tersebut mencapai sekitar empat juta hektar, di mana daerah itu adalah setengah dari wilayah provinsi Riau.

Selain itu, ia melanjutkan, Riau sekarang menjadi perhatian utama pemerintah tentang menangani kebakaran hutan dan tanah. Hingga April 2025, data dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mencatat bahwa wilayah tersebut menjadi wilayah dengan indikasi kehutanan terbesar nomor satu di Indonesia.

“Jika empat juta hektar diatur dengan rapi, Tuhan bersedia, itu akan menekan kebakaran hutan dan tanah di Riau. Saat ini RIAU didasarkan pada daerah kami memantau tertinggi di Indonesia. Daerah tersebut adalah 600 hektar hingga bulan ini, mulai dari Januari hingga April. Kecil, tetapi ini nomor satu,” jelasnya.

Oleh karena itu, Menteri Hanif mengundang semua pemangku kepentingan yang relevan untuk bekerja sama dalam menangani masalah hutan dan kebakaran tanah di Indonesia.

Baca Juga: Menteri LH Apresiasi Kualitas Manajemen Kebun Binatang Surabaya

Baca Juga: Menteri LH mendorong pihak terkait untuk bekerja sama untuk mencegah kebakaran hutan dan tanah di Riau

Reporter: Sean Filo Muhamad
Editor: Triono Subagyo
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB