Menko ahy menyebut IMW 2025 menjadi tonggak sejarah dalam kemajuan ekonomi maritim

- Jurnalis

Senin, 26 Mei 2025 - 14:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA (-) – Menteri Koordinasi untuk Infrastruktur dan Pengembangan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan bahwa Indonesia Maritime Week (IMW) 2025 adalah tonggak penting dalam kemajuan ekonomi maritim nasional melalui kolaborasi, inovasi teknologi, dan memperkuat infrastruktur.

“Saya menyampaikan penghargaan saya kepada Kementerian Transportasi dan Asosiasi Pemilik Kapal Nasional Indonesia yang telah mengadakan Pekan Maritim Indonesia 2025, ini adalah bukti yang jelas tentang kerja sama dan komitmen mereka untuk memajukan sektor maritim di Indonesia,” kata Ahy ketika membuka Indonesia Maritime Week 2025 di Jakarta pada hari Senin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya ruang maritim memiliki pengaruh besar pada masa depan rakyat Indonesia.

Selain itu, Ahy mengatakan bahwa masa depan Indonesia ditentukan oleh efektivitas dalam mengelola dan mengubah ruang maritim melalui investasi infrastruktur pelabuhan yang tangguh dan pengiriman rendah karbon.

Langkah -langkah strategis lainnya termasuk keamanan rute laut, pelestarian keanekaragaman hayati, dan pengembangan pelaut profesional yang andal di bidang maritim nasional.

Selain itu, Menteri Koordinasi Ahy berharap bahwa IMW 2025 yang diadakan pada 26-28 Mei 2025, tidak hanya menjadi tempat untuk memamerkan proyek atau mengumumkan kebijakan, tetapi juga dapat menjadi momen untuk meluncurkan visi jangka panjang yang mengintegrasikan dialog, kerja sama, dan inovasi di sektor maritim.

Dia juga menghargai Kementerian Transportasi dan Asosiasi Pemilik Kapal Nasional Indonesia (INSA) yang telah mengadakan acara skala internasional ini.

Menteri Koordinasi untuk Infrastruktur dan Pengembangan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ketika membuka 2025 Indonesia Maritime Week (IMW) di Jakarta, Senin (5/26/2025). -/Halanianto

Di tempat yang sama, Sekretaris Jenderal Kementerian Transportasi yang juga merupakan Ketua Indonesia Maritime Week 2025 Antoni Arif Priadi menambahkan bahwa Indonesia memiliki potensi maritim yang luar biasa.

Selain menjadi kepulauan terbesar di dunia dengan lebih dari 17 ribu pulau, Indonesia juga merupakan pemasok pelaut terbesar ketiga di dunia, dengan sumber daya maritim yang sangat berlimpah.

“Sektor maritim adalah tulang punggung ekonomi Indonesia. Oleh karena itu, kami terus memperkuat infrastruktur pelabuhan, jaringan pengiriman, dan sistem digital untuk memastikan konektivitas maritim yang aman, andal, dan inklusif,” kata Antoni.

Namun demikian, ia mengatakan bahwa kemajuan sejati tidak dapat dicapai tanpa kolaborasi. Membutuhkan kerja sama internasional yang kuat untuk mencapai ekonomi biru yang berkembang pesat.

Antoni menambahkan, sektor maritim Indonesia memainkan peran penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional, kontribusinya adalah sekitar 7 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Indonesia, lanjutnya, mengoptimalkan sektor ekonomi biru maritim dan berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan daya saing pesisir dan industri, sejalan dengan visi Indonesia Gold 2045 dan Presiden Asta Cita Prabowo Subianto.

“Melalui IMW 2025, kami merayakan identitas rakyat Indonesia sebagai negara maritim serta tonggak penting bagi sektor pengiriman di negara ini. Saya yakin IMW 2025 akan menjadi kekuatan pendorong untuk pengembangan, inovasi, dan kolaborasi, serta membuka pekerjaan luas di sektor maritim,” kata Antoni.

Baca Juga: Menteri Koordinasi untuk Ahy Mendorong Reformasi Pembiayaan Maritim Berkelanjutan

Baca Juga: Indonesia Mendorong Kolaborasi Maritim Global Melalui IMW 2025

Baca Juga: INSA mendukung diskusi “gateway” Indonesia Timur di IMW 2025

Pewarta: Muhammad Halanianto
Editor: Biqwanto Situmorang
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB