Mengatasi banjir, DKI akan menambah 13 rumah pompa baru

- Jurnalis

Senin, 26 Mei 2025 - 09:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (-) – Pemerintah provinsi DKI Jakarta akan menambahkan 13 rumah pompa baru sebagai upaya untuk mengatasi banjir di kota metropolitan ini.

“Kepala kantor (akting) (DKI Jakarta SDA) melaporkan bahwa akan ada sekitar 13 poin lagi yang akan kami tangani seperti ini untuk dapat menyelesaikan hampir sebagian besar banjir lokal di Jakarta,” kata Gubernur Jakarta Pramono Anung di Jakarta pada hari Senin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pramono Saat meninjau Sunter C Pump House, Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, mengatakan bahwa ia akan mengkomunikasikan anggaran untuk rumah pompa baru ini dengan DKI Jakarta DPRD.

Adapun 13 rumah pompa baru yang dimaksud, yaitu di Bulak Cabe yang hilir kemarin di Sungai Cakung Lama. Kemudian Cilincing KBN, Warung Jengkol dan Kampung Sawah Rawa Terate.

Baca Juga: Lumpur Pengerukan Jakarta Selatan dan Sampah di Jelawe Kali untuk mengantisipasi banjir

Selain itu, Rawa Terate Putih, Ancol, Ikip, Cempaka Putih, Cempaka Putih Barat, Cengkareng, Manggangaya Greenfield dan Daan Mogot.

Pramono mengatakan, saat ini Kantor Sumber Daya Air DKI Jakarta (SDA) mulai menangani banjir yang lokal atau di daerah tertentu. Salah satunya adalah dengan membangun rumah pompa untuk mengoptimalkan saluran penghubung.

Penjabat Kepala (Bertindak) Kepala Kantor DKI Jakarta SDA, Ika Agustin Ningrum, mengatakan bahwa Sunter C Pump Houseakan Salah satu solusi banjir, terutama di desa Sunter Agung dan desa Kampung Sawah.

Rumah pompa mampu menangani banjir sekitar 20 hektar.

Baca Juga: Ini adalah sejumlah lokasi di Jakarta Barat yang banjir karena hujan deras

Konstruksi rumah pompa Sunter C meningkatkan kapasitas South Sunter Polder dan North Sunter Polder dalam mendukung ekosistem pengendalian banjir.

Selain itu, rumah pompa ini berperan dalam menurunkan ketinggian air di saluran Sunter C sehingga sistem saluran di utara dan selatan jalan Sunter Lake utara dapat berfungsi secara optimal.

Ini juga mengurangi beban aliran banjir ke Danau Sunter Utara dan Danau Sunter Selatan.

Reporter: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Sri Muryono
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB