… Ternyata Sulawesi Utara berada di luar harapan kami, hampir 100 persen melakukan pertimbangan desa khusus dan pertimbangan desa khusus
MANADO (-) – Menteri Desa dan Pengembangan Daerah yang kurang beruntung Yandri Susanto optimis bahwa desa/koperasi merah dan putih koperasi di Sulawesi Utara akan berhasil dan bahkan menjadi pilot provinsi lain.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Para pemimpin dan komunitas lokal kompak dan berkolaborasi satu sama lain sebagaimana dibuktikan oleh jumlah desa dan Kelurahan yang telah melakukan pertimbangan khusus yang mencapai hampir 100 persen.
“Luar biasa kami sangat senang dan ada kejutan sebelumnya. Ternyata Sulawesi Utara berada di luar kecurigaan kami, hampir 100 persen melakukan pertimbangan desa khusus dan pertimbangan desa khusus,” Menteri Yandri mengatakan pada 'peluncuran dan dialog pembentukan Koperasi Desa Merah dan Putih' Provinsi Sulawesi Utara di Manado pada hari Sabtu.
Menurut Menteri, proses pembentukan koperasi telah 'di lintasan' dan diyakini sebagai kooperatif di Sulawesi Utara akan menjadi koperasi pilot terutama Sulawesi Utara adalah kota asal Presiden Prabowo Subianto.
Baca juga: sehingga Kopdes merah dan putih tidak menjadi “momok” baru
93,56 persen desa atau 1.410 dari total 1.507 desa di Sulawesi utara telah melakukan musdees, di samping itu, 2,92 persen dari mereka atau sebanyak 44 desa telah mengajukan akta pendirian ke notaris.
Menurut Menteri, jumlahnya adalah bukti bahwa Koperasi Desa Merah dan Putih/Kelurahan disambut secara positif karena merupakan solusi bagi kecemasan masyarakat terkait dengan kondisi ekonomi global.
Tujuan dari pendirian Koperasi Desa Merah dan Putih/Koperatif Kelurahan adalah untuk membawa layanan negara ke seluruh masyarakat, memotong perantara yang merupakan salah satu penyebab kerusakan pada harga makanan, dan memberantas pembasmi pinjaman yang menjerat rakyat.
Mendes Yandri juga menekankan bahwa keberadaan Koperasi Desa Merah dan Putih/Kelurahan tidak akan mengganggu upaya komunitas pertama.
Baca juga: Anggota DPR meminta anggota Kopdes merah dan putih dijaga dengan erat untuk mencegah kredit buruk
Tetapi sebaliknya, koperasi yang diprakarsai oleh Presiden Prabowo Subianto akan mempercepat pertumbuhan ekonomi sehingga tingkat kemiskinan terus menyusut.
“(Upaya) yang sudah ada, kami tidak akan membunuh bisnis yang ada. Warungs tolong lanjutkan kami dengan bisnis.
This was confirmed by the Minister of Rating in front of hundreds of village heads, regents, mayors, and staff and witnessed by North Sulawesi Governor Maj. Gen. TNI (Ret.) Yulius Selvanus, Regional Secretary of Tahlis Galang Province, Deputy Minister of Cooperative Ferry Juliantono, Secretary of the Coordinating Ministry for Food Division, Kasan Food Director General Distribution of Health Equipment of the Ministry of Health Dede Mulyadi.
Selain itu, direktur jenderal akuakultur perikanan dari Kementerian Urusan Maritim dan Perikanan TB. Haeru Rahayu, dan wakil untuk keragaman konsumsi makanan dan keamanan pangan Andriko Noto Susanto.
Baca Juga: Kopdes Merah dan Putih Menjadi Distributor Barang Subsidi Negara
Hadir juga disertai Mendi Yandri yaitu Wamendes Ahmad Riza Patria, Kepala BPSDM Agustomi Masik, Direktur Jenderal PPDT Samsul Widodo, Inspektur Jenderal Teguh, Staf Khusus untuk Komunikasi Publik dan Kemitraan Media Muhammad Khoirul Huda, dan staf ahli untuk hubungan antara SUMIT.
Reporter: Karel Alexander Polokitan
Editor: Bernadus Tokan
Hak Cipta © antara 2025
RakyatPos Irian










