Menaker: Pekerja dan Pekerja Pilar utama pembangunan nasional

- Jurnalis

Kamis, 1 Mei 2025 - 07:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dengan jumlah pekerja dan buruh sebanyak hampir 145 juta orang, tentu saja pekerja dan buruh adalah entitas terbesar dan penting untuk pengembangan dan kemajuan negara ini

JAKARTA (-) – Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Yassierli menekankan bahwa pekerja dan pekerja yang berjumlah hampir 145 juta orang di Indonesia adalah pilar -pilar penting dari pembangunan nasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan jumlah pekerja dan buruh sebanyak hampir 145 juta orang tentu saja pekerja dan buruh adalah entitas terbesar dan penting untuk pengembangan dan kemajuan negara ini,” kata Menaker dalam pernyataannya di Jakarta pada hari Kamis.

Menaker bersama dengan Menteri Koordinasi untuk Ekonomi Airlangga Hartarto juga menemani Presiden Prabowo Subianto untuk menghadiri peringatan 2025 Hari Buruh Internasional, yang diadakan di Monas, Jakarta.

Menurut Menaker, dengan seratus juta orang, pekerja dan pekerja adalah kekuatan terbesar yang memiliki peran penting dalam membangun fondasi pertumbuhan ekonomi dan kemajuan rakyat Indonesia secara keseluruhan.

Oleh karena itu, ia mendorong kolaborasi semua elemen perburuhan dalam momentum Hari Buruh 2025 untuk memperkuat kesejahteraan pekerja, hubungan industrial yang harmonis, dan daya saing nasional untuk kemajuan bangsa dan negara.

Suasana peringatan 2025 Hari Buruh Internasional yang dirayakan oleh ratusan ribu pekerja dari beberapa konfeder serikat pekerja di Indonesia, yang berlangsung di Monas Jakarta, Kamis (1/5/2025). -/Halanianto

Yassierli mengundang semua pekerja, pekerja, dan pemangku kepentingan kerja untuk membangun kolaborasi untuk penciptaan kesejahteraan, hubungan industrial yang harmonis, dan meningkatkan produktivitas nasional dan daya saing secara berkelanjutan.

Menurutnya, kebersamaan dan sinergi harus dibangun dengan menjunjung tinggi nilai -nilai Pancasila sehingga pekerjaan Indonesia mampu berkontribusi secara optimal terhadap pembangunan nasional di tengah -tengah pertumbuhan tantangan global.

Dalam memperingati Hari Buruh Internasional pada 1 Mei 2025, Menaker bersama dengan Kementerian Tenaga Kerja menyatakan apresiasinya dan selamat kepada semua pekerja dan buruh atas pengabdian yang luar biasa.

Suasana peringatan 2025 Hari Buruh Internasional yang dirayakan oleh ratusan ribu pekerja dari beberapa konfeder serikat pekerja di Indonesia, yang berlangsung di Monas Jakarta, Kamis (1/5/2025). -/Halanianto

Menaker menekankan bahwa Hari Buruh adalah momen kolaborasi, di mana semua elemen bersama -sama menciptakan iklim pekerjaan yang adil, makmur dan produktif.

“Selamat Hari Buruh Internasional 1 Mei 2025. May Day adalah hari kolaborasi, May Day Adalah hari kolaborasi, “kata Yassierli.

Peringatan tahun 2025 Hari Buruh Internasional yang dirayakan oleh ratusan ribu pekerja dari beberapa konfederasi serikat pekerja di Indonesia di Monas, juga dihadiri oleh Ketua Parlemen Indonesia Puan Maharani, ketua perwakilan Polisi MPR Indonesia), Deputi Ketua Deputi Gen -tufado, Deputy Ketua Indonesia, Deputy Ketua Indonesia, Deputy Ketua Indonesia, Deputy Ketua Indonesia, Deputy Ketua Indonesia Gen. Sigit Sigit Prabowo, Komandan TNI Jenderal Agus Subiyanto dan pihak -pihak terkait lainnya.

Pewarta: Muhammad Halanianto
Editor: Indra Arief Pribadi
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB