LUMAJANG, Jawa Timur (-) – Pemerintah Kabupaten Lumajang (Pemkab) bergerak cepat untuk memperbaiki tanggul yang rusak oleh erosi dan banjir lava dingin Gunung Semeru di desa Sumberwuluh, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
“Langkah itu diambil untuk mengantisipasi potensi bahaya bagi keselamatan penduduk dan lahan pertanian di sekitarnya di daerah itu, tepatnya di Bondeli Hamlet, desa Sumberuluh, distrik Candipuro,” kata Lumajang Indah Amperawati Bupati, Senin.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Pemerintah Lumajang Regency berkolaborasi dengan Badan Pekerjaan Umum Sumber Daya Air Provinsi Java Timur (SDA) dan UPT YKD untuk membuat tanggul darurat sebagai bentuk komitmen terhadap perlindungan masyarakat dan lingkungan.
“Panjang tanggul yang menderita kerusakan dicatat sekitar 300 meter. Perawatan darurat telah dimulai hari ini dengan mobilisasi Gabion dan pembangunan chip sepanjang 100 meter pada tanggul yang paling kritis,” katanya.
Baca juga: BPBD Java BPBD East Region Destana Terkena Dampak Lava Semperu Dingin
Menurutnya langkah itu bertujuan untuk menahan aliran sungai agar tidak lebih mengikis tubuh tubuh yang berpotensi pecah, sehingga tim gabungan mulai memobilisasi Gabion dan membangun keripik sepanjang 100 meter sebagai penghalang arus agar tidak lebih dekat dengan tanggul kritis.
“Untuk mengurangi tekanan pada tanggul yang rusak, aliran Sungai Bondeli juga akan dialihkan ke selatan. Upaya tersebut merupakan bagian dari skema darurat yang ditargetkan untuk diselesaikan dalam tiga bulan ke depan,” katanya.
Pemerintah Lumajang Regency juga menyiapkan rencana jangka panjang untuk penanganan permanen yang akan dilakukan setelah proses evaluasi teknis dan perhitungan kebutuhan anggaran selesai. Nilai investasi untuk proyek peningkatan keseluruhan diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
Di sisi lain, ia melanjutkan, sinergi silang -sektoral membantu memperkuat upaya untuk meningkat. Sebanyak 14 kelompok penambang pasir hukum di wilayah tersebut menyatakan kesiapan untuk mendukung percepatan penanganan melalui bantuan alat berat yang mereka miliki.
Baca Juga: Penanganan Infrastruktur Pertanian Menjadi Prioritas Setelah Snimmer Lumajang
Baca Juga: Kolaborasi Internasional Memperkuat Sistem Peringatan Dini Bencana Semeru
“Pemerintah Lumajang Regency berharap bahwa langkah -langkah yang cepat dan terkoordinasi dapat mencegah risiko gempa susulan yang dapat mengancam pemukiman dan produktivitas lahan pertanian penduduk,” katanya.
Bupati yang biasanya disebut Bunda Indah mengatakan bahwa pemerintah terus berkomitmen untuk menjaga keselamatan dan kesejahteraan masyarakat melalui tindakan yang responsif, kolaboratif, dan berkelanjutan.
Reporter: Zumrotun Solichah
Editor: Bernadus Tokan
Hak Cipta © antara 2025
RakyatPos Irian










