Lombok Tengah tetap menjadi komitmen untuk melestarikan bahasa daerah

- Jurnalis

Selasa, 27 Mei 2025 - 01:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Tengah (-) – Pemerintah Kabupaten (PEMKAB) dari Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) memenangkan penghargaan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmin) di Regensional Tunas Tunas Festival (FTBIN) 2025 sebagai bukti komitmen Pemerintah dalam Regensi Nasional dalam Peraturan Perservinan.

“Ini adalah bentuk komitmen kami untuk terus melestarikan kekayaan bahasa ibu sebagai identitas budaya rakyat Lombok Tengah,” kata Wakil Bupati Lombok Tengah HM Nuriah setelah menerima penghargaan dalam pernyataan tertulisnya di Lombok Tengah pada hari Selasa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengatakan pengajuan penghargaan ini merupakan bukti yang jelas tentang keprihatinan pemerintah daerah dalam mempertahankan warisan budaya melalui program revitalisasi bahasa regional yang dijalankan sepanjang tahun 2024.

Melalui kolaborasi lintas-sektoral dan keterlibatan masyarakat, Program Revitalisasi telah berhasil menghidupkan kembali penggunaan bahasa regional dalam kehidupan sehari-hari, pendidikan dan kegiatan budaya.

Baca Juga: Kementerian Pendidikan dan Pusat Pelestarian Bahasa Ibu di Ftbin 2025

“Kehadiran Lombok Tengah di panggung nasional ini juga merupakan inspirasi bagi daerah lain dalam upaya mempertahankan kekayaan linguistik Indonesia di tengah -tengah modernisasi,” katanya.

Dia mengatakan bahwa dia menyatakan penghargaannya kepada para pendidik atau guru yang telah mendukung pelestarian bahasa daerah.

Selain itu, penghargaan ini diharapkan menjadi motivasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan untuk mewujudkan generasi emas 2045 yang merupakan program pemerintah pusat.

“Kolaborasi adalah kunci dalam mewujudkan peningkatan sumber daya manusia dan kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Dia juga berharap bahwa masyarakat akan berpartisipasi dalam melestarikan bahasa lokal dengan berpartisipasi dalam memberikan pelajaran untuk anak -anak mereka.

“Mengajar anak -anak bukan hanya tanggung jawab guru, peran orang tua juga sangat penting dalam mewujudkan generasi emas 2045,” katanya.

Badan Pengembangan dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Pelatihan (Badan Bahasa) mengadakan Festival Tunas Ibu Nasional (FTBIN) pada tahun 2025 sebagai bagian dari perayaan Hari Pendidikan Nasional serta warisan bahasa daerah.

FTBIN 2025 diadakan pada 25 hingga 28 Mei 2025 dengan tema “Bahasa regional mendukung pendidikan berkualitas untuk semua”.

Baca Juga: Proposal Wamendikdasmen Sekolah Mengajarkan Bahasa Regional Sejak Awal Sekolah Dasar

Baca Juga: Banyuwangi memperoleh penghargaan FTBIN 2025 dari Kementerian Pendidikan

Pewarta: Akhyar Rosidi
Editor: Nurul Hayat
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB