JAKARTA (-) – Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana siap untuk bersaing di Singapura Terbuka 2025 setelah Leo pulih dari cedera lutut kiri yang memaksanya untuk menepi dari turnamen internasional.
Leo/Bagas menjadi salah satu dari tujuh perwakilan Indonesia di turnamen dengan total hadiah 1 juta dolar AS (RP16,2 miliar) yang akan diadakan di Singapore Indoor Stadium, Singapura, pada 27 Mei-1 Juni.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah, saya dapat kembali berpasangan dengan Leo setelah periode pemulihan. Persiapan cukup baik,” kata Bagas dalam pernyataan tertulis PP PBSI di Jakarta pada hari Senin.
Bagas menambahkan bahwa ia telah menguji arena pertandingan dan mempertimbangkan kondisi lapangan masih sama dengan edisi sebelumnya, yaitu angin yang cukup kuat dan karakter shuttlecock sulit dikendalikan.
“Kita harus bermain lebih tenang dan tidak terburu -buru,” katanya.
Sementara itu, Leo mengungkapkan bahwa ia telah mengalami tantangan dalam proses pemulihan, terutama untuk menghilangkan trauma karena cedera saat berkompetisi di Kejuaraan Badminton Asia April lalu.
“Setelah dua hingga tiga minggu pemulihan, saya mulai kembali ke pelatihan teknis. Sepuluh hari terakhir saya berkelana untuk berlatih penuh. Sekarang saya belum merasakan apa -apa, kepercayaan diri saya juga meningkat,” kata Leo.
Baca Juga: Tidak Ada Ganda Wanita Tunggal dan Ganda di Singapura Terbuka 2025
Cedera itu membuat Leo tidak hadir untuk membela Indonesia di Piala Sudirman 2025 dan melewatkan sejumlah turnamen penting.
Dua ganda pria lain juga akan bersaing di turnamen Super 750, yaitu Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.
Single putra hanya diwakili oleh Jonatan Christie yang untuk pertama kalinya muncul sebagai pemain profesional setelah memutuskan untuk keluar dari PBSI Pelatnas Cipayung.
Sementara ganda campuran diwakili oleh Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari, Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja, dan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu.
Jumlah perwakilan Indonesia dalam Singapore Open Edition kurang dari tahun lalu yang pada waktu itu mengirim 11 perwakilan dengan hasil terbaik yang dimenangkan oleh Fajar/Rian sebagai runner-up setelah kalah 19-21, 14-21 dari pasangan Tiongkok yang ia jiting/ren xiangyu.
Indonesia terakhir naik ke podium tertinggi di Singapura Terbuka pada tahun 2023 ketika single putra Anthony Sinisuka Ginting mengalahkan Anders Antonsen 21-16, 21-13 di final.
Baca Juga: Lanny/Fadia berhenti di kuartal -final Malaysia Masters 2025
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Jafar M Sidik
Hak Cipta © antara 2025
RakyatPos Irian










