Langkah Jakarta (-) -Pelita Jaya Jakarta terpaksa berhenti di semifinal atau empat juara basket terakhir Liga Champions Liga (BCL) Asia-East 2025, setelah kalah 79-85 melawan Ulaanbaatar Xac Broncos, di MBBank Arena, Ulaanbaatar, Mongolia, MBBANK ARENA, Ulaanbaatar, Mongolia.
Kekalahan itu juga mengubur impian perwakilan Indonesia untuk memenuhi syarat untuk BCL Asia 2025, yang diadakan di Dubai, Uni Emirat Arab, pada 7-13 Juni.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Berdasarkan statistik Federasi Bola Basket Internasional (FIBA), dikutip oleh – di Jakarta, Penjaga Broncos yaitu Ian Bennet Miller muncul sebagai Pemain Gamedengan memposting 24 poin, dua rebound dan delapan Membantuuntuk total 33 menit bermain 20 detik.
Justin Tatum yang merawat Pelita Jaya menurunkan Chris McCullough, Agassi Yeshe Goantara, Aldy Izzatur Rachman, Vincent Kosasih, dan Jaquori McLaughlin sebagai Pancamula.
Sementara Arunbold Erdene yang memimpin Broncos, memasang Baatar Erdene Barsbold, Saruul-Ferdene Enkhbaatar, Azbayar Altangerel, Jordan Tolbert, dan Ian Bennet Miller sebagai Mulai lima.
Pada kuartal pertama, Pelita segera dibombardir oleh tim tuan rumah melalui Altangerel. Pemain mengangkat lemparan tiga poin saat membuka keran skor pertandingan.
Belum lama ini, giliran Tolbert untuk menyumbangkan dua poin ke timnya.
Pelita Jaya mulai mencetak angka melalui McCullough melalui aksi Menyimpan Keindahan yang menerobos area cat melawan. Setelah itu, kedua tim mencetak satu sama lain sampai akhirnya skor dicatat 22-17 untuk keunggulan Broncos.
Baca Juga: Pelita Jaya harus berjuang keras melawan Broncos untuk pergi ke BCL Asia 2025
Selama kuartal kedua, giliran Agassi untuk menunjukkan kelasnya sebagai satu Penjaga Terbaik di Liga Bola Basket Indonesia (IBL).
Pemain dengan nomor 9 belakang menerobos sisi kiri dan dilepaskan Tembakan lompat Dua poin yang merupakan skor pertama di kuartal ini.
Tetapi lawan tidak tetap diam dengan akuisisi angka itu, Saruul-Ferdene menjawab dengan gerakan yang sama tetapi dengan versi tiga poin.
Broncos awalnya sedikit mendominasi, sekarang harus melayani kecepatan para pemain Pelita. Tuan rumah yang terbukti mencetak 19 poin, sementara pengunjung menghasilkan 17 poin.
Skor akhir kuartal kedua mencatat 41-34, masih dengan keuntungan Miller dan rekannya.
Setelah Babak pertama Atau kuartal ketiga, ketegangan permainan kedua tim masih sama karena berhasil mencetak 31 dan 30 poin, masing -masing untuk Broncos dan Pelita Jaya. Skor juga menjadi 71-65, dengan pengunjung yang belum bisa membalikkan keadaan.
Baca Juga: Pelita Jaya Jakarta Lulus ke Final Four BCL Asia-East 2025
Kuartal terakhir, skor hanya dua poin perbedaan melalui lemparan tiga poin oleh McCullough pada 5 menit sisanya 43 detik.
Tembakan itu membuat stadion bergemuruh karena pertandingannya ketat dan “bersikeras” ditunjukkan oleh kedua tim.
Tetapi setelah itu, kedua tim membuat beberapa kesalahan tetapi keduanya tidak dapat memanfaatkan satu sama lain situasi. Selama lebih dari 1 menit tidak ada tim yang mencetak gol.
Menyimpan Dari Barsbold Erdene adalah poin terakhir yang dicetak pada 1 menit yang tersisa sebelum pertandingan selesai. Skor akhir dicatat 85-79 untuk kemenangan Broncos, jadi ia berhak untuk maju ke babak final dan secara otomatis mendapatkan tiket untuk lolos ke BCL Asia 2025.
Sementara langkah pelita Jaya Jakarta harus dihentikan sampai empat final BCL Asia-East 2025.
Namun, mereka masih memiliki kesempatan untuk bersaing sekali lagi, untuk bersaing untuk tempat ketiga BCL Asia-East 2025, dalam pertandingan yang diadakan di tempat yang sama pada hari Sabtu (5/31).
Agassi dan rekan-rekannya akan melawan raja-raja Taipei baru yang kehilangan 62-81 ketika bertemu pilot Taoyuan Pauian, dalam pertandingan semifinal lainnya.
Baca Juga: Rans Simba Silence Bima Perkasa 86-76 di rumah untuk lawan
Baca Juga: Amir Fisyaiful Mencapai Seribu Poin IBL Saat Hangtuah Kehilangan Lawan KBS
Reporter: Donny Aditra
Editor: Glang Galiartha
Hak Cipta © antara 2025
RakyatPos Irian










