KPK menyita sekitar 1,5 juta dolar AS terkait dengan kasus membeli dan menjual gas

- Jurnalis

Senin, 26 Mei 2025 - 11:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (-) – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa mereka telah menyita 1.523.284 dolar AS, atau sekitar RP24 miliar berdasarkan nilai tukar Bank Indonesia pada hari Senin ini, terkait dengan kasus korupsi yang diduga dalam penjualan dan pembelian gas.

Selain itu, KPK juga telah menyita tujuh sektor tanah di Bogor, Jawa Barat, dan daerah sekitarnya yang terkait dengan kasus ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dengan luas seluas 31.772 meter persegi, dan nilai perkiraan sekitar Rp70 miliar,” kata juru bicara KPK Budi Prasetyo di Jakarta pada hari Senin.

Budi menjelaskan bahwa penyitaan dilakukan selama April-Mei 2025.

Selain itu, kasus ini terkait dengan dugaan korupsi dalam penjualan dan pembelian gas antara Pt Perusak Gas Negara (PGN) TBK dan PT Inti Alasindo Energy (IAE) pada periode 2017-2021.

Sebelumnya, KPK telah menunjuk dua tersangka dalam kasus korupsi yang diduga membeli dan menjual gas PGN, yaitu Komisaris PT IAE pada 2006-2023 Iswan Ibrahim dan Direktur Komersial PT PGN pada 2016-2019 Danny Praditya.

Berdasarkan laporan tentang hasil pemeriksaan investigasi Badan Audit Tertinggi Indonesia (BPK), kerugian negara dalam aksi mencapai 15 juta dolar AS.

Reporter: Rio Feisal
Editor: Azhari
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB