KPK menyita enam aset senilai RP9 miliar terkait dengan kasus dana hibah Java Timur

- Jurnalis

Jumat, 16 Mei 2025 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (-)-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk 12-15 Mei 2025 menyita enam aset senilai RP9 miliar terkait dengan dugaan kasus korupsi manajemen dana hibah untuk kelompok masyarakat (Pokmas) dalam pemerintahan provinsi Java Timur untuk tahun fiskal 2019-2022.

Juru bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan bahwa enam aset terdiri dari tiga sektor tanah dan bangunan yang terletak di kota Surabaya, sebuah unit apartemen di Kota Malang, satu sektor tanah dan bangunan yang terletak di Kabupaten Probolinggo, serta sektor tanah dan bangunan di daerah Banyuwangi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Penyitaan dilakukan karena dicurigai bahwa aset diperoleh dari hasil tindakan kriminal yang terkait dengan kasus ini,” kata Budi.

Selain itu, ia mengatakan bahwa upaya penyitaan yang dilakukan oleh KPK adalah bagian dari upaya untuk mengoptimalkan pemulihan aset yang terkait dengan kerugian finansial negara.

Sebelumnya, KPK pada 12 Juli 2024 mengumumkan bahwa mereka telah menamai 21 tersangka dalam pengembangan penyelidikan kasus tersebut.

Dari 21 tersangka, empat dari mereka disebut sebagai tersangka dalam penyuapan dan 17 lainnya sebagai tersangka dalam penyuapan.

Dari empat tersangka yang menerima suap, tiga orang adalah penyelenggara negara bagian, sementara satu orang lainnya adalah staf administrator negara.

Bagi 17 tersangka suap, ia melanjutkan, sebanyak 15 dari mereka adalah partai swasta dan dua lainnya adalah administrator negara.

Reporter: Rio Feisal
Editor: Edy M Jacob
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB