KLH mengingatkan peran manajemen perusahaan untuk mencegah kebakaran tanah

- Jurnalis

Minggu, 25 Mei 2025 - 07:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dunia bisnis, terutama yang mengelola lahan skala besar, memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga keamanan lingkungan dan masyarakat

Jakarta (-) – Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) mengingatkan bahwa pencegahan kebakaran tanah bukan hanya urusan pemerintah tetapi juga dunia bisnis, terutama yang mengelola lahan skala besar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kebakaran tanah bukan hanya urusan pemerintah. Dunia bisnis, terutama yang mengelola tanah berskala besar, memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga keselamatan lingkungan dan masyarakat,” kata Menteri Lingkungan (LH) Hanif Faisol Nurofqi dalam sebuah pernyataan yang diterima di Jakarta pada hari Minggu.

Berbicara dalam konsolidasi kesiapsiagaan personel dan peralatan pengendalian kebakaran tanah di Palembang, Sumatra Selatan pada hari Sabtu (24/5), Menteri LH menyatakan pentingnya tindakan bersama dalam menangani risiko kebakaran tanah yang terus mengancam daerah rentan di Indonesia, terutama menjelang musim kemarau.

Secara khusus, ia menyoroti bahwa secara nasional pada periode 1 Januari hingga 22 Mei 2025, ada 179 kebakaran tanah di sejumlah provinsi. Ini termasuk Aceh, Sumatra Utara, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur.

Baca Juga: Menteri LH meminta 400 perusahaan di Sumbagsel mencegah kehutanan

Meskipun jumlahnya telah menurun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, angkanya tetap menjadi peringatan untuk semua pihak agar tidak ceroboh di musim kemarau yang akan datang.

Menteri Hanif berharap bahwa peran aktif dari 146 perusahaan pengusaha kelapa sawit Indonesia (GAPKI) perusahaan dan 317 perusahaan lain di wilayah Sumatra selatan dapat memperkuat pencegahan kebakaran lahan, untuk mendukung nol target kebakaran tanah nasional.

“Perlu ada dukungan untuk lembaga, lembaga, dan masyarakat untuk upaya strategis skala besar, seperti patroli gabungan, operasi modifikasi cuaca, untuk alat pemadam jika terjadi keadaan darurat,” kata Hanif Faisol Nurofiq.

Baca Juga: Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat Menetapkan Kesiapsiagaan Bencana Hutan hingga Oktober 2025

Reporter: Prisca Triferna Violleta
Editor: Sambas
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB