Semua jenis cara telah dilakukan, hanya mungkin kurang beruntung dalam permainan penentu
Jakarta (-) – Pasien ganda putra Indonesia Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani menunjukkan kekuatan pertempuran tinggi kepada salah satu dari mereka mimisan sebelum akhirnya berhenti di putaran 16 Singapura Terbuka 2025 setelah kalah dari pasangan India Satwiksiraj Rankiredy/Cirag Shottyty.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Bersaing di Stadion Indoor Singapura, Singapura, Kamis, Sabar/Reza telah memenangkan pertandingan pertama dan memberikan perlawanan keras sampai pertandingan 74 menit berakhir dengan kekalahan 21-19, 16-21, 19-21.
“Di game kedua memiliki mimisan di hidung kanan, lalu hidung kiri di game ketiga. Tapi itu tidak pusing dan tidak mengganggu kinerja,” kata Sabar dalam pernyataan tertulis PP PBSI.
Baca Juga: Sentuhan Hendra Setiawan Bantuan Kesabaran/Reza ke Big 16 Singapore Open
Pertandingan ini adalah pertemuan pertama untuk Sabar/Reza dengan sepasang dunia peringkat ke -27. Meskipun kalah, pasangan Indonesia itu mengaku mendapatkan banyak pelajaran penting dari pertarungan ini.
Menurut Sabar, kekuatan pasangan India terletak pada layanan, layanan pengembalian, dan serangan drive yang kuat. Untuk menanggapi itu, Sabar/Reza mencoba memegang pertandingan depan dan menyerang terlebih dahulu.
“Semua jenis cara telah dilakukan, hanya mungkin kurang beruntung dalam permainan penentu. Yang positif, kita dapat mengambil banyak pelajaran untuk pertemuan berikutnya,” kata Sabar.
Sebelumnya, perwakilan Indonesia dari sektor ganda campuran Rehan Naufal Kusharjanto/Gloria Emanuelle Widjaja juga dieliminasi dari 16 terakhir setelah kalah dari unggulan keempat dari Cina, Guo Xin WA/Chen Fang Hui, dua pertandingan langsung 16-21, 20-22.
Baca Juga: Banyak Die Alone, Rehan/Gloria Dieliminasi dari Singapura Terbuka 2025
Bagi Rehan/Gloria, kekalahan ini merupakan pelajaran penting untuk menghadapi turnamen berikutnya. Mereka menargetkan untuk berkinerja lebih baik di Super 1000 Indonesia Open 2025 minggu depan.
Indonesia masih meninggalkan tiga perwakilan dalam 16 terakhir dari Singapore Open 2025. Single putra Jonatan Christie akan bertemu dengan perwakilan Malaysia, Leong Jun Hao. Jonatan memiliki hasil imbang dalam empat pertemuan dengan Leong. Pada pertemuan terakhir, Jonatan memenangkan dua pertandingan langsung 21-11, 21-19 di Super 1000 All England Open 2025.
Di sektor ganda putra, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto akan kembali menghadapi pasangan Thailand, Kittinupong Kedren/Dechapol Puavaranukroh.
Perwakilan Indonesia lainnya di sektor ganda campuran, Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, akan bertemu dengan pasangan Thailand, Pakkapon Teeraratsakul/Phamaimas Muenwong.
Baca Juga: Lima Perwakilan Indonesia Menghadapi Tantangan di Big 16 Singapore Open 2025
Pewarta: Muhammad Ramdan
Editor: Fitri Supratiwi
Hak Cipta © antara 2025
RakyatPos Irian










