Benar (keamanan) berlaku di semua Kejati dan Kejari di seluruh Indonesia
BATAM (-) – Kantor Jaksa Penuntut High Kepulauan Riau (Kejati Kepri) juga menerima keamanan dari personel TNI, sebagai bentuk dukungan TNI untuk Korps Adhiyaksa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Bagian Informasi Hukum (Kasipenkum) Kepulauan Kejati Riau Yusnar Yusuf dikonfirmasi oleh – di Batam pada hari Minggu, menanggapi secara positif kebijakan tersebut karena itu adalah kebijakan sentral yang berlaku secara bersamaan untuk semua jaksa penuntut di wilayah tersebut termasuk Kepulauan Riau.
“Benar (keamanan) berlaku di semua Kejati dan Kejari di seluruh Indonesia,” katanya.
Yusnar belum menjelaskan secara lebih rinci terkait, berapa banyak personel TNI yang terlibat dalam keamanan, dan kapan harus berlaku.
Sementara itu, keterlibatan TNI dalam mengamankan Kantor Jaksa Agung dan Kantor Jaksa Agung di Indonesia juga dijelaskan oleh kepala kantor jaksa agung Harli Siregar sebagai bentuk pekerjaan TNI dengan kantor kejaksaan.
Baca Juga: TNI Kapuspen: Dukungan Keamanan untuk Kantor Kejaksaan diukur
“(Keamanan) adalah bentuk dukungan TNI ke kantor jaksa penuntut dalam melaksanakan tugasnya,” kata Harli dikonfirmasi di Jakarta pada hari Minggu.
Keamanan akan dilakukan oleh personel TNI ke Lembaga Kejaksaan Agung ke tingkat regional, yaitu Kantor Kejaksaan Distrik (Kejari) dan Kantor Kejaksaan (Kejati).
“Untuk daerah itu, itu sedang dalam proses,” tambahnya.
Mengenai alasan mengapa bekerja dengan TNI dalam hal keamanan mengingat bahwa kantor jaksa adalah domain sipil, Harli mengatakan bahwa TNI juga memiliki fungsi keamanan.
“TNI juga memiliki fungsi keamanan, terutama di AS ada seorang jaksa agung muda untuk kejahatan militer (Jampidmil),” katanya.
Baca juga: AGO: Bentuk dukungan keamanan TNI ke kantor jaksa penuntut
Adapun masalah teknis dan waktu implementasi keamanan, Kapuspenkum mengatakan bahwa saat ini masih dalam tahap diskusi.
“Itu masih akan ditindaklanjuti dengan pertemuan teknis,” katanya.
Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengeluarkan nomor surat telegram ST/1192/2025 tanggal 6 Mei 2025 mengenai perintah ke barisan untuk mendukung keamanan kantor jaksa agung dan Kejari di semua wilayah Indonesia.
Kepala Kantor Informasi Angkatan Darat Indonesia Brigadir Jenderal Wahyu Yudhayana mengatakan bahwa substansi surat itu terkait dengan kerja sama keamanan di lingkungan kelembagaan jaksa penuntut. Surat itu ditujukan kepada jajaran Komandan Komando Militer (Pangdam) Angkatan Darat.
Baca juga: KSAD mengeluarkan perintah pendukung untuk mengamankan kantor jaksa penuntut
“Apa yang akan dilakukan di masa depan adalah keberadaan kerja sama keamanan kelembagaan, sejalan dengan struktur Jampidmil (Jaksa Agung untuk Kejahatan Militer) di Kantor Kejaksaan,” kata Wahyu.
Dalam surat itu, barisan tentara diminta untuk menyiapkan peleton atau 30 personel untuk keamanan di tingkat jaksa agung, dan satu tim atau 10 personel di tingkat Kejari.
Selain itu, surat telegram juga dijelaskan bahwa penugasan keamanan dimulai pada Mei 2025 hingga selesai.
Baca Juga: Lalu Tingkatkan Kecerdasan Sumber Daya Manusia untuk Mengamankan Pengembangan Strategis
Reporter: Rahmawaty Laily
Editor: Indra Gultom
Hak Cipta © antara 2025
RakyatPos Irian










