Kepulauan Kejati Riau dapat keamanan TNI

- Jurnalis

Minggu, 11 Mei 2025 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Benar (keamanan) berlaku di semua Kejati dan Kejari di seluruh Indonesia

BATAM (-) – Kantor Jaksa Penuntut High Kepulauan Riau (Kejati Kepri) juga menerima keamanan dari personel TNI, sebagai bentuk dukungan TNI untuk Korps Adhiyaksa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bagian Informasi Hukum (Kasipenkum) Kepulauan Kejati Riau Yusnar Yusuf dikonfirmasi oleh – di Batam pada hari Minggu, menanggapi secara positif kebijakan tersebut karena itu adalah kebijakan sentral yang berlaku secara bersamaan untuk semua jaksa penuntut di wilayah tersebut termasuk Kepulauan Riau.

“Benar (keamanan) berlaku di semua Kejati dan Kejari di seluruh Indonesia,” katanya.

Yusnar belum menjelaskan secara lebih rinci terkait, berapa banyak personel TNI yang terlibat dalam keamanan, dan kapan harus berlaku.

Sementara itu, keterlibatan TNI dalam mengamankan Kantor Jaksa Agung dan Kantor Jaksa Agung di Indonesia juga dijelaskan oleh kepala kantor jaksa agung Harli Siregar sebagai bentuk pekerjaan TNI dengan kantor kejaksaan.

Baca Juga: TNI Kapuspen: Dukungan Keamanan untuk Kantor Kejaksaan diukur

“(Keamanan) adalah bentuk dukungan TNI ke kantor jaksa penuntut dalam melaksanakan tugasnya,” kata Harli dikonfirmasi di Jakarta pada hari Minggu.

Keamanan akan dilakukan oleh personel TNI ke Lembaga Kejaksaan Agung ke tingkat regional, yaitu Kantor Kejaksaan Distrik (Kejari) dan Kantor Kejaksaan (Kejati).

“Untuk daerah itu, itu sedang dalam proses,” tambahnya.

Mengenai alasan mengapa bekerja dengan TNI dalam hal keamanan mengingat bahwa kantor jaksa adalah domain sipil, Harli mengatakan bahwa TNI juga memiliki fungsi keamanan.

“TNI juga memiliki fungsi keamanan, terutama di AS ada seorang jaksa agung muda untuk kejahatan militer (Jampidmil),” katanya.

Baca juga: AGO: Bentuk dukungan keamanan TNI ke kantor jaksa penuntut

Adapun masalah teknis dan waktu implementasi keamanan, Kapuspenkum mengatakan bahwa saat ini masih dalam tahap diskusi.

“Itu masih akan ditindaklanjuti dengan pertemuan teknis,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengeluarkan nomor surat telegram ST/1192/2025 tanggal 6 Mei 2025 mengenai perintah ke barisan untuk mendukung keamanan kantor jaksa agung dan Kejari di semua wilayah Indonesia.

Kepala Kantor Informasi Angkatan Darat Indonesia Brigadir Jenderal Wahyu Yudhayana mengatakan bahwa substansi surat itu terkait dengan kerja sama keamanan di lingkungan kelembagaan jaksa penuntut. Surat itu ditujukan kepada jajaran Komandan Komando Militer (Pangdam) Angkatan Darat.

Baca juga: KSAD mengeluarkan perintah pendukung untuk mengamankan kantor jaksa penuntut

“Apa yang akan dilakukan di masa depan adalah keberadaan kerja sama keamanan kelembagaan, sejalan dengan struktur Jampidmil (Jaksa Agung untuk Kejahatan Militer) di Kantor Kejaksaan,” kata Wahyu.

Dalam surat itu, barisan tentara diminta untuk menyiapkan peleton atau 30 personel untuk keamanan di tingkat jaksa agung, dan satu tim atau 10 personel di tingkat Kejari.

Selain itu, surat telegram juga dijelaskan bahwa penugasan keamanan dimulai pada Mei 2025 hingga selesai.

Baca Juga: Lalu Tingkatkan Kecerdasan Sumber Daya Manusia untuk Mengamankan Pengembangan Strategis

Reporter: Rahmawaty Laily
Editor: Indra Gultom
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB