SUNGAILIAT (-) – Komite Pengorganisasian Embarkasi (PPIH) antara Kementerian Agama di Kabupaten Bangka, provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan bahwa sejumlah peziarah prospektif dari daerah tersebut di Medina mengalami masalah kesehatan.
“Menurut laporan yang kami terima dari asisten petugas haji yang saat ini berada di Madinah, ada sejumlah peziarah prospektif yang mengalami masalah kesehatan seperti flu,” kata komite pengorganisasian embarkasi haji antara Kementerian Agama di Kabupaten Bangka Gazali di Sungailiat pada hari Rabu.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca Juga: Kandidat Haji dari Bangka Meninggal di Madinah
Dia mengatakan kondisinya dipengaruhi oleh perubahan cuaca di mana suhu udara di kota Madinah cukup panas dibandingkan dengan suhu udara di negara itu atau di Bangka Belitung.
“Peziarah prospektif yang mengalami masalah kesehatan segera menerima perawatan dan pemberian obat oleh tim kesehatan yang telah disiapkan,” katanya.
Gazali mengatakan bahwa para peziarah dari tujuh peziarah kelompok PLM dan delapan PLM Bangka Belitung, saat ini masih menyelesaikan Sunnah Arbain (doa di jemaat 40 kali) di Madinah.
“Bersedia Tuhan, setelah delapan hari di Madinah dan menyelesaikan doa di jemaat sebanyak 40 kali, kemudian melanjutkan perjalanan ke Mekah,” katanya.
Menanggapi pengembangan kasus -kasus kecelakaan penanganan, salah satu peziarah yang meninggal atas nama Tarmizi Azhari Usman (70), katanya, partainya belum menerima informasi kronologi lebih lanjut.
Baca Juga: Peziarah Prospektif dari Bangka tidak pergi karena penyakit
Baca Juga: A Haji dari Bangka Regency menunda kembalinya
“Kami masih menunggu pengembangan kasus penanganan informasi kronologi dari pihak berwenang di kota Medina,” katanya.
Gazali berharap bahwa semua 280 lebih dari 280 kandidat peziarah dibagi menjadi dua kelompok terbang dalam kondisi baik dan yang saat ini mengalami masalah kesehatan segera, sehingga mereka dapat melakukan semua serangkaian peziarah.
Reporter: Kasmono
Editor: Endang Sukarelawati
Hak Cipta © antara 2025
RakyatPos Irian










