KEMENKOP-PEMENA PENJEN MOU mengoptimalkan kopdes yang mendukung pariwisata Indonesia

- Jurnalis

Jumat, 9 Mei 2025 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kerja sama ini tidak hanya untuk menghidupkan kembali koperasi, tetapi juga untuk mendorong ekonomi rakyat dari bawah, termasuk memberdayakan desa -desa wisata

Yogyakarta (-) – Kementerian Koperasi bersama dengan Kementerian Pariwisata menandatangani Nota Kesepahaman (MOU) yang terkait dengan optimalisasi Koperasi Desa Merah dan Putih/Koperatif Kelurahan untuk mendukung sektor pariwisata di negara tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penandatanganan MOU dilakukan oleh Menteri Koperasi (Menkop) Buda Arie Setiadi dan Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana di Desa Pariwisata Widosari, Desa Ngargosari, Watchon Samigaluh, Kulon Progo, Di Yogyakarta, Jumat.

“Kami mengerti, Indonesia diberkati dengan alam yang indah, dan kami memiliki kesempatan untuk meningkatkan sektor pariwisata di seluruh Indonesia,” kata Menkop Budi Arie.

Dia percaya program besar 80.000 (Kopdes) merah dan putih seperti yang diluncurkan oleh Presiden Prabowo akan membantu memindahkan potensi pariwisata di berbagai daerah.

“Kerjasama ini tidak hanya untuk menghidupkan kembali koperasi, tetapi juga untuk mendorong ekonomi rakyat dari bawah, termasuk memberdayakan desa -desa wisata dan memberantas pemberi pinjaman yang menyulitkan komunitas kecil,” kata Budi.

Menurut Budi Arie, Kopdes merah dan putih adalah bagian dari visi besar untuk memajukan desa dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Dia berharap bahwa kolaborasi Kemenkop dan Kemenpar akan menjadi leverage baru di sektor pariwisata.

“Saya pernah ke desa Panglipuran di Bali. Itu adalah tahun puluhan miliar pendapatan dari desa -desa pariwisata. Jika dapat direplikasi untuk desa -desa lain, saya pikir itu bisa sangat kuat di sektor pariwisata di semua wilayah di Indonesia,” katanya.

Sektor pariwisata, menurut Budi, memiliki banyak efek mulai dari kuliner, kerajinan, hingga sektor perhotelan sehingga diyakini dapat menjadi pendorong bisnis kolektif masyarakat.

“Selama 28 tahun koperasi kami tampaknya dilupakan. Program Kopdes Merah dan Putih adalah taruhan kami. Jangan biarkan program diluncurkan oleh Presiden, terutama gagal, karena ini akan membawa nasib koperasi,” katanya.

Budi Arie menekankan pentingnya menanamkan nilai -nilai koperasi seperti kejujuran, solidaritas, kemerdekaan, dan kerja sama timbal balik, terutama dalam pengelolaan desa -desa pariwisata.

“Kita harus menanamkan nilai -nilai ini. Saya optimis bahwa sektor pariwisata ini akan menjadi salah satu sektor utama ekonomi nasional,” katanya.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menjelaskan bahwa kerja sama itu didasarkan pada besarnya potensi desa pariwisata dalam mendukung pertumbuhan pariwisata berbasis masyarakat.

“Proyek percontohan” dari kolaborasi ini akan dilakukan di 17 desa wisata, dengan maksud untuk memperluas ke 291 desa wisata yang telah berhasil menerima penghargaan untuk Penghargaan Desa Pariwisata Indonesia, serta desa kampanye kesadaran pariwisata dan desa pariwisata inspirasional.

“Di masa depan, diharapkan bahwa pengembangan koperasi ini dapat mencapai lebih dari 6.000 desa wisata di seluruh Indonesia, sejalan dengan harapan pembentukan 80.000 koperasi merah dan putih sebagai tulang punggung ekonomi berbasis komunitas,” kata Menteri Widiyanti.

Reporter: Luqman Hakim
Editor: Faisal Yunianto
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB