Kantor Polisi Batang melakukan bimbingan tujuh remaja yang diduga aksi perkelahian

- Jurnalis

Minggu, 11 Mei 2025 - 20:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Batang (-) – Petugas Polisi Resort Batang, Jawa Tengah, memberikan panduan kepada tujuh remaja yang diduga melakukan perkelahian antar -kelompok pada hari Minggu (11/5).

“Tujuh remaja itu diamankan oleh tim Patroli Sabhara, Minggu (11/5) sekitar pukul 02:00 saat berkumpul di Jalan Letjen Soetoyo,” kata Kepala Polisi Batang, Edi Rahmat Mulyana di Batang pada hari Minggu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, tim patroli mencurigai keberadaan remaja yang diduga terlibat dalam perkelahian antar -kelompok.

Namun, katanya, setelah pemeriksaan oleh petugas Satreskrim setempat, tidak ada senjata tajam dari tangan para remaja.

“Mereka hanya memberikan bimbingan. Pembinaan ini adalah bentuk pendekatan humanis sehingga anak -anak yang masih di bawah usia tidak salah dalam hubungan,” katanya.

Dia yang ditemani oleh kepala unit AKP Binmas Darmanto mengatakan bahwa setelah pemeriksaan, partainya mengundang orang tuanya untuk berpartisipasi dalam mengawasi asosiasi anak -anaknya.

“Kehadiran orang tua menjadi penting sehingga pengawasan dan bantuan kepada anak -anak mereka dapat terus dilakukan di rumah,” katanya.

Tujuh anak yang diamankan berasal dari dua kelompok yang berbeda adalah inisial IH (13), Rs (13), DP (12), MK (13), AF (15), HA (15), dan DA (15), semuanya masih mahasiswa.

Dia mengatakan bahwa setelah diberi bimbingan dan pendidikan, mereka diminta untuk membuat pernyataan dan berjanji untuk tidak mengulangi tindakan mereka.

“Kami mengambil langkah ini untuk menanamkan rasa tanggung jawab dan rasa hormat terhadap orang tua. Ini juga merupakan momen refleksi sehingga mereka dapat lebih bijaksana dalam memilih asosiasi,” katanya.

Reporter: Kutnadi
Editor: Indra Gultom
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB