JCH KLOTER 07 BANJARMASIN EMBARKATION Dikirim ke Makkah

- Jurnalis

Sabtu, 17 Mei 2025 - 15:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat pergi, semua peziarah menggunakan ihram, karena mereka langsung ke Mekah

BANJARMASIN (-) – Peziarah kandidat haji (JCH) Kloter 07 Banjarmasin Embarkasi, Kalimantan Selatan mengenakan Ihram sejak di asrama haji untuk berangkat ke Mekah, Arab Saudi di musim haji 2025.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Komite Pengorganisasian Haji Embarkasi Banjarmasin (PPIH), Kalimantan Selatan H Muhammad Tambrin di Banjarbaru pada hari Sabtu, mengatakan, JCH Kloter 07 berangkat dari Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin, Kota Banjarbaru ke Makkah, Sabtu sekitar pukul 16:00 Wita.

“Saat pergi, semua peziarah menggunakan Ihram, karena mereka langsung pergi ke Mekah,” katanya.

Menurut Tambrin, ketika pesawat JCH telah bersiap untuk mengambil Miqat, ini sesuai dengan hasil perjanjian Jumhur Ulama MAkkah dan Indonesia untuk Wave II mengambil Miqat di Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah, Arab Saudi.

“Kemudian akan dipimpin oleh kepala kelompok ziarah dan pengawas,” katanya.

Baca Juga: PPIH Surabaya telah menyesuaikan kelompok jemaat dengan syarikah

Baca Juga: Tiba di Mekah, Peziarah Haji Indonesia Dapatkan Hadiah Al Quran

JCH Kloter 07 berasal dari Banjarbaru City, Tapin dan Balangan Regency dengan total 423 orang. Grup 07 juga menjadi kelompok awal keberangkatan gelombang kedua yang langsung ke Mekah.

“Dari Grup 07 ke Grup 13 langsung ke Mekah,” katanya.

Dengan kepergian kelompok 07 ini, kata Tambrin, ada 2.961 peziarah prospektif dari Banjarmasin Embarkasi berangkat ke Tanah Suci, Arab Saudi sejak 5 Mei 2025.

Dia juga menyampaikan kepada semua peziarah untuk selalu menjaga kesehatan, sementara di Tanah Suci, karena cuaca di kota MAkkah Dan Medina cukup panas dengan suhu antara 35 hingga 41 derajat Celcius.

“Karena cuacanya cukup panas, ketika akan keluar dari gedung pada sore hari ke masjid mencoba membawa kantong plastik untuk sandal. Sehingga ketika keluar dari masjid, kami masih memakai alas kaki sehingga kaki kami tidak melepuh karena cuaca yang sangat panas,” katanya.

Baca Juga: Ppih Makassar Papua Barat Penuh Jch dan Sulawesi Selatan ke Arab Saudi

Baca juga: 103 ribu kandidat untuk haji gelombang pertama telah tiba di medina

Baca Juga: Kepala BPH RI merilis keberangkatan 393 kandidat untuk peziarah pertama

Reporter: Sukarli
Editor: Budhi Santoso
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB