Gus Yahya: Presiden Prabowo secara konsisten tentang Palestina-Israel

- Jurnalis

Sabtu, 31 Mei 2025 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komunitas internasional harus berkonsolidasi untuk menegakkan perjanjian yang ada terkait dengan masalah Israel-Palestina.

Jakarta (-) – Ketua Dewan Eksekutif Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) menilai bahwa Presiden Indonesia Prabowo Subianto menunjukkan kebijakan luar negeri Indonesia yang konsisten dengan Palestina dan Israel.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pernyataan Presiden Prabowo tentang kesiapan Indonesia mengakui keberadaan negara Israel dengan syarat bahwa itu diakui dan pembentukan keberadaan negara Palestina, itu konsisten dengan kebijakan dua solusi negara yang dikonfirmasi oleh Indonesia sejak awal,” Gus Yahya mengatakan dalam pernyataannya di Jakarta pada hari Sabtu.

Gus Yahya memandang konsolidasi penting dari komunitas internasional sehingga keteguhan sikap ini dapat diwujudkan dalam langkah dan agenda nyata.

“Apa yang perlu diambil selanjutnya adalah meningkatkan dan mengkonsolidasikan internasional melalui platform multilateral legal untuk meluncurkan proses politik Penentu Menuju realisasi solusi kedua negara, “katanya.

Ketua PBNU ini menekankan bahwa prioritas utama saat ini adalah menyelamatkan nyawa ribuan anak dan wanita dan orang -orang yang sudah tua dari ancaman kekerasan karena perang.

Tujuan ini, katanya, dapat dicapai dengan menginspirasi dan menuntut secara internasional untuk mematuhi perjanjian yang ada.

“Komunitas internasional harus berkonsolidasi untuk menegakkan perjanjian yang ada terkait dengan masalah Israel-Palestina dengan aplikasi perusahaan untuk semua pihak,” katanya.

Baca Juga: Apresiasi PPP atas diplomasi Presiden Prabowo tentang kemerdekaan Palestina

Baca juga: Spanyol mengutuk 22 pemukiman Israel baru di Tepi Barat

Sebelumnya, Presiden Indonesia Prabowo Subianto menekankan sikap Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina ketika memberikan pernyataan bersama dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (5/28).

Dua solusi negara (Dua solusi negara) Didukung oleh Indonesia untuk menciptakan perdamaian antara Palestina dan Israel.

“Di berbagai tempat, di berbagai forum, saya menyampaikan sikap Indonesia bahwa Indonesia hanyalah solusi Dua solusi negara“Kata Prabowo.

Presiden Prabowo melanjutkan, “Kemerdekaan bagi Palestina adalah satu -satunya cara untuk mencapai perdamaian sejati.”

Selain itu, kepala negara juga menyatakan bahwa Indonesia dan Prancis mendukung Palestina yang independen dan mendesak militer Israel untuk segera menghentikan operasi militer mereka di Gaza.

“Salah satu hal terpenting dalam diskusi saya dengan Presiden Macron, apa yang dikatakan Presiden Macron tentang kehendak Prancis untuk mendorong resolusi damai dari masalah Palestina,” kata presiden Republik Indonesia.

Dalam hal ini, Prabowo yang berkelanjutan, Prancis juga akan terus mendukung langkah -langkah menuju kemerdekaan Palestina sebagai negara independen.

Baca Juga: Lebih Banyak 300 Tokoh Inggris Mendesak Stararmer Menghentikan Senjata Pasokan ke Israel

Baca Juga: HNW Hope Prabowo Mengundang Lebih Banyak Negara Mendukung Palestina Gratis

Reporter: Nadia Putri Rahmani
Editor: D.DJ. Kliwantoro
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB