JAKARTA (-) – Pelatih Manchester City Pep Guardiola bersikeras bahwa timnya akan memobilisasi semua kemampuannya untuk memenangkan Piala FA ketika menghadapi Crystal Palace pada hari Sabtu (5/17) besok, meskipun ia mengakui kompetisi sepak bola tertua di dunia pada awalnya bukan prioritas bagi warga ketika memulai musim.
Tim Guardiola tersingkir dari perlombaan untuk gelar Liga Premier dan berhenti di fase playoff putaran KO Champions Liga, sampai striker mereka Erling Haaland menyebut musim ini sebagai “musim yang buruk”.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat ini City berada di peringkat keempat di Liga Premier dan belum mengamankan kualifikasi Liga Champions untuk musim depan dan memenangkan Piala FA tidak cukup untuk menyelamatkan musim mereka.
Baca Juga: Manchester City to FA 2024-2025 Cup Final
“Itulah masalahnya, Piala FA bukanlah pilihan pertama. Tentu saja, kami menginginkannya. Begitu kami berada di sini, tentu saja kami menginginkan piala. Itu sangat penting,” kata Guardiola di situs web resmi klub pada hari Jumat.
“Musim lalu kecewa (karena kalah di final dari Manchester United). Namun, saya cukup yakin kami akan tampil dengan baik dan kami akan bersaing dengan mereka,” tambahnya.
Manchester City akan menghadapi Crystal Palace di final Piala FA di Stadion Wembley pada Sabtu malam 22.30 WIB.
Guardiola juga memuji Istana Crytal Oliver Glasner, yang menyingkirkan tim liga Inggris lainnya, Fulham dan Aston Villa untuk mencapai final.
“Ini adalah tim yang fantastis. Mereka telah menjalani paruh kedua musim dengan sangat baik. Mereka adalah ancaman karena mereka memiliki kualitas, dengan pemain seperti (striker Jean-Philippe) Mateta, (Eberechi) Eze, (Ismaila) Sarr, sedangkan (Adam) Wharton adalah gelandang bertahan yang sangat baik,” kata Guardiola.
Baca Juga: Pep Guardiola masih merasa musim ini berjalan buruk untuk kota
Reporter: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Glang Galiartha
Hak Cipta © antara 2025
RakyatPos Irian










