KKHI bukan hanya tingkat pengobatan utama untuk peziarah Indonesia, tetapi juga ekosistem kesehatan yang komprehensif
Jakarta (-) – Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) menyediakan layanan dukungan medis, mulai dari radiologi, nutrisi, fisioterapi, hingga elektromedis terstandarisasi dan terintegrasi untuk memastikan pemulihan kondisi fisik dan mental peziarah sehingga ziarahnya mulus.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Layanan pendukung medis ini adalah 'jantung' operasional untuk memastikan diagnosis yang akurat, terapi yang efektif, dan pemulihan komprehensif untuk setiap peziarah yang membutuhkan bantuan medis,” kata Kepala Pusat Kesehatan Haji dari Kementerian Kesehatan Liliek Marhaendro Susilo dalam sebuah pernyataan yang diterima di Jakarta pada hari Rabu.
Liliek menjelaskan bahwa berbagai fasilitas melengkapi layanan dokter dan perawat.
Menurutnya, layanan radiologi ini sangat penting untuk kasus trauma atau keluhan pernapasan, dapat membantu petugas yang berjaga -jaga untuk membuat keputusan untuk dirawat di rumah sakit atau dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi.
Selain itu, ada laboratorium sebagai salah satu layanan pendukung tersibuk yang dilengkapi dengan tes darah rutin seperti SGOT/SGPT, ureum kreatinin, asam urat, kolesterol, glukosa, troponin uji cepat, urin rutin, dan elektrolit.
“Setiap jemaat yang datang dengan gejala demam, kelemahan, atau gangguan pencernaan, seringkali membutuhkan tes laboratorium. Hasil yang cepat dan akurat memungkinkan dokter dan perawat untuk segera mengidentifikasi penyebab penyakit dan menentukan rejimen pengobatan yang paling tepat,” katanya.
Baca Juga: Komisi VIII: Haji Transformasi 2025 Harus Mengisi Kenyamanan Peziarah
Baca Juga: Kesiapan Operasional PPIH Diintensifkan menjelang puncak haji
Liliek juga menyoroti layanan nutrisi di KKHI yang memainkan peran penting dalam penyembuhan dan menjaga kesehatan para peziarah. Spesialis nutrisi dan gizi klinis yang bertugas mengevaluasi status gizi jemaat dan menyiapkan rencana diet yang tepat, terutama bagi mereka yang dirawat di rumah sakit atau memiliki penyakit kronis.
Di sisi lain, katanya, pendidikan gizi juga dilakukan dan memastikan jemaat mendapatkan makanan yang sesuai dengan kondisi medis mereka, yang kadang -kadang diabaikan di tengah ibadat yang padat.
“Bagian Rekam Medis adalah pusat informasi kesehatan jemaat. Setiap riwayat medis, hasil pemeriksaan, diagnosis, dan terapi dicatat secara sistematis. Sistem rekam medis terkomputerisasi memastikan bahwa data peziarah dapat diakses dengan cepat dan akurat,” katanya.
Kemudian, katanya, layanan farmasi dan farmasi di KKHI memastikan ketersediaan obat -obatan lengkap dan aman. Mulai dari obat -obatan esensial, obat penyakit kronis, ke perangkat medis dasar, semuanya dikelola dan distandarisasi.
Baca Juga: Skema Tanazul akan membuat tenda di Mina lebih nyaman
Baca juga: Kepala BPOM bergabung dengan Amirul Haji untuk memberikan input kesehatan bagi para peziarah
Selain itu, tim farmasi juga memberikan konseling kepada jemaat tentang cara menggunakan obat yang benar, dosis, dan potensi efek samping.
“Layanan fisioterapi diperlukan oleh peziarah yang mengalami masalah muskuloskeletal, kelelahan otot, atau pasca -injury. Fisioterapis membantu peziarah melalui berbagai modalitas terapeutik, seperti terapi fisik, latihan terapi, dan pendidikan postur, untuk mengurangi rasa sakit, memulihkan fungsi gerakan, dan meningkatkan kebugaran,” kata Lilili.
Dia juga menyoroti fasilitas fasilitas sterilisasi medis atau departemen pasokan steril pusat/CSSD. Meskipun sering tidak terlihat, katanya, CSSD adalah bagian penting yang menjamin sterilitas perangkat medis.
Dia menambahkan, petugas elektromedi KKHI bertanggung jawab atas pemeliharaan, perbaikan, dan kalibrasi semua peralatan medis elektronik di KKHI, mulai dari perangkat diagnostik hingga perangkat terapeutik, sehingga terapi yang disediakan benar -benar efektif.
“Dengan dukungan penuh dari layanan pendukung medis ini, KKHI bukan hanya pusat perawatan tingkat pertama untuk peziarah Indonesia, tetapi juga ekosistem kesehatan yang komprehensif,” katanya.
Baca Juga: Ministry of Religion Records Empat kandidat Haji Embarkasi Palembang telah meninggal
Baca Juga: Nyeri, seorang kandidat untuk Aceh Haji dari Pidie meninggal di Mekah
Baca Juga: Peziarah telah dikirim sepenuhnya dari Medina ke Mekah
Reporter: Mekah Yumna Ning Prisie
Editor: Budhi Santoso
Hak Cipta © antara 2025
RakyatPos Irian










