Dorong SPPG di Yogyakarta, BGN akan menuangkan Rp400 miliar

- Jurnalis

Kamis, 8 Mei 2025 - 20:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jika dapat mencapai 111 unit layanan yang ditetapkan, itu berarti bahwa akan ada RP120 miliar di lembaga gizi yang mengalir ke Sleman.

SLEMAN (-) – Kepala Badan Nutrisi Nasional Dadan Hindayana mengatakan bahwa partainya akan menuangkan Rp400 miliar untuk pengoperasian unit pemenuhan layanan nutrisi (SPPG) di wilayah khusus Yogyakarta jika daerah tersebut dapat membentuk 386 SPPG.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Secara umum, untuk wilayah khusus Yogyakarta (DIY) akan ada sekitar 386 sehingga lebih atau kurang dari badan nutrisi akan memasuki Yogyakarta Rp400 miliar,” kata Dadan Hindayana di Sleman, DIY, Kamis (8/5).

Menurutnya, dana ini merupakan dukungan keuangan bagi BGN untuk membiayai Program Makan Gratis Nutrisi (MBG) sambil menggerakkan ekonomi masyarakat setempat.

“Ini adalah dukungan finansial untuk mendorong ekonomi masyarakat,” katanya.

Dadan Hindayana mendorong Bumdes-Bumdes untuk bermitra dengan BGN untuk membangun SPPG atau menjadi pemasok MBG.

Kepala BGN menekankan bahwa keberadaan SPPG tidak memerlukan bangunan baru, tetapi dapat menggunakan bangunan tua yang tidak digunakan.

“Anda dapat mengubah fungsi restoran, kafe, atau rumah yang tidak terbiasa menjadi unit layanan,” kata Dadan Hindayana.

Baca Juga: BGN: SPPG akan menerima IDR 8 miliar per tahun faying program MBG

Baca Juga: BGN: Dugaan Dana MBG yang hilang karena masalah internal yayasan

Dia melanjutkan, “Jika ada bidang futsal yang sekarang tidak digunakan, ubah saja menjadi satuan layanan pemenuhan nutrisi.”

Untuk Sleman Regency, partainya memperkirakan 111 SPPG untuk kebutuhan program MBG di distrik tersebut.

Dengan keberadaan 15 unit layanan, menurutnya, ekonomi akan bergerak.

“Jika dapat mencapai 111 unit layanan yang sudah mapan, itu berarti bahwa akan ada Rp120 miliar dalam badan gizi yang mengalir ke Sleman,” katanya.

Menurutnya, jika memungkinkan untuk membeli bahan baku yang berasal dari tanah Sleman sehingga uang itu tidak keluar dari daerah tersebut.

Pada hari Kamis (8/5), Menteri Koordinasi untuk Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar dan Kepala Badan Nutrisi Nasional Dadan Hindayana meresmikan operasionalisasi unit pemenuhan layanan nutrisi (SPPG) Bumdes di YogogeM.

Reporter: Anita Permata Dewi
Editor: D.DJ. Kliwantoro
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB