Direktorat Jenderal Pindah 100 Tahanan Berisiko Tinggi ke Nusakambangan

- Jurnalis

Jumat, 30 Mei 2025 - 18:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (-) – Direktorat Jenderal Koreksi (Ditjenpas) kembali memindahkan 100 penduduk yang dipupuk atau tahanan risiko tinggi ke lembaga pemasyarakatan (LAPAS) dengan keamanan super maksimum di Nusakambangan, Jawa Tengah, Jumat (5/30) malam.

Kasus narkotika dari RIAU dipindahkan karena mereka terbukti telah melakukan tingkat pelanggaran yang berat, beberapa bahkan berulang kali, yaitu terkait dengan kepemilikan ponsel (HP) dan obat -obatan di penjara atau rumah penahanan (pusat penahanan).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini adalah bentuk upaya keseriusan Direktorat Jenderal dan semua UPT untuk membersihkan Penjara dan Pusat Penahanan Narkoba dan Kepemilikan HP. Terbukti. membuat ACT, terutama masih berani bermain dengan narkoba dan memiliki HP, (LAPAS) super maksimum Nusakambangan jawabannya, “kata kepala Direktorat Direktorat Kerja Bekerja Jenderal Rika Aprianti dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu pagi.

Baca Juga: Direktur Jenderal Koreksi Disebut 612 Tahanan telah dipindahkan ke Nusakambangan

Para tahanan ditempatkan di penjara dengan tingkat keamanan maksimal dan super maksimum. Super Lapas maksimum menerapkan penempatan masing -masing warga negara yang dipupuk dalam sel khusus (Satu orang satu sel) dengan interaksi yang sangat terbatas dan dipantau sepenuhnya melalui CCTV.

“Transfer itu dipimpin langsung oleh Direktur Tim Gabungan Keamanan, Direktorat Kepatuhan Internal dari Direktorat Jenderal, (dan) karyawan Kantor Regional Jenderal Direktorat RIAU bekerja sama dengan Brigade Mobile Polisi Regional RIAU,” katanya.

Menurut Rika, pemindahan tahanan dari 11 penjara dan pusat penahanan di wilayah RIAU bukan hanya tindakan dan hukuman, tetapi juga belajar untuk tahanan lain yang masih menjalani masa kriminal agar tidak berpartisipasi dalam akting.

Baca Juga: Kemenkumham Riau mengaktifkan blok kontrol obat, diawasi dengan sangat ketat

Dia juga menyebutkan transfer dilakukan berdasarkan hasil investigasi, investigasi, pendalaman, penilaian, dan aturan yang berlaku. Ini, katanya, sesuai dengan panggilan “Nil HP dan Narkotika” oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto.

“Sehingga penjara dan pusat penahanan dapat menjadi rumah yang aman untuk membina penduduk yang dipelihara sesuai dengan tujuan pemasyarakatan sehingga pada saatnya mereka kembali ke masyarakat, berhasil menjadi orang yang seluruhnya menyadari kesalahan mereka dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Rika menambahkan bahwa dengan pemindahan 100 tahanan, total lebih dari 700 penduduk yang ditumbuhkan dengan tinggi telah diberikan sanksi untuk dipindahkan ke Nusakambangan selama periode kepemimpinan Menteri Imipas Agus Andrianto.

Baca Juga: Enam Tahanan Mantan Mantan Pegawai Riau Lapas Karyawan pindah ke Nusakambangan

Baca Juga: Lusinan Tahanan Narkoba di Riau Pindah ke Nusakambangan

Baca juga: mantan petugas Riau Lapas dengan tahanan narkoba dipindahkan ke Nusakambangan

Reporter: Fath Putra Mulya
Editor: Laode Masrafi
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB