DFSK dan Seres menghadirkan pentingnya pentingnya EV untuk aktor bisnis

- Jurnalis

Kamis, 1 Mei 2025 - 10:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA (-) – PT Sokonindo Automobile yang merupakan distributor resmi Jenama DFSK dan Seres mengadakan kegiatan diskusi berjudul “Manfaat Mobil Listrik” bersama dengan Helmy Yahya di acara Kendaraan Listrik (PEVS) 2025 acara Periklindo di Jiexpo, Kemayoran, Kamis.

Menurutnya, kegiatan ini memiliki tujuan yang sangat penting untuk memberikan pendidikan kepada para pebisnis tentang keunggulan nyata dari penerapan kendaraan listrik (EV) dalam operasi mereka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di PT Sokonindo Automobile, kami percaya bahwa kendaraan listrik menawarkan manfaat menarik bagi para pebisnis yang ingin mengoptimalkan operasi mereka dan berkontribusi pada masa depan yang lebih hijau. Melalui DFSK dan SERES, kami berkomitmen pada berbagai kebutuhan komunitas bisnis Indonesia,” kata Kepala Penjualan & Pemasaran PT Sokonindo DONI PUTRA Ottra oTtra.

Sejalan dengan itu, kegiatan ini juga pada saat yang sama untuk berkampanye untuk “Dana Zero Emmition” yang merupakan inisiatif perusahaan dalam mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik di semua lingkaran.

Baca Juga: Seres E3 pasti akan diluncurkan di PEVS 2025

Untuk alasan ini, partainya juga menyajikan beberapa fasilitas untuk orang -orang Indonesia yang ingin beralih ke kendaraan listrik melalui keberadaan subsidi dari perusahaan Rp51 juta untuk kendaraan tertentu seperti Gelora E dan Seres E1 dengan melakukan trade-in Kendaraan tua yang didorong oleh bensin.

Di lokasi yang sama, Helmy Yahya, yang sudah terkenal dengan berbagai pengalaman dalam bisnis, mengatakan bahwa pebisnis harus memiliki kehati -hatian dalam menentukan kendaraan operasional.

“Jangan malu, beli EV murah. Jika kita membeli EV yang murah atau terjangkau, kami dianggap orang yang sangat pintar,” kata Helmy Yahya.

Jadi, aktor bisnis kemudian dapat mengatur pengeluaran yang sesuai dengan kebutuhan mereka dan tidak diatur oleh non -expens yang harus dikeluarkan hanya karena operasi non -operasional.

“Kita harus mendapat penerimaan itu. Jangan biarkan Pengeluaran itu mengatur kita tetapi kita harus mengatur Pengeluaran Itu, “katanya.

Pilihan Kendaraan

Dalam pameran PEVS 2025, DFSK dan Seres menampilkan SERES E1 yang merupakan mobil listrik murni dalam bentuk kompak Dan dipasarkan dalam dua varian, yaitu SERES tipe E1 B dengan harga RP. 189 juta dan tipe E1 L SERES dengan harga tertentu Di jalan Jabodetabek.

Mobil listrik ini diklaim oleh perusahaan untuk menempuh jarak hingga 220 km untuk tipe-L untuk setiap pengisian penuh, sangat ideal untuk mobilitas perkotaan. Didukung oleh motor listrik penggerak roda belakang (RWD), kendaraan ini menawarkan efisiensi dan kinerja yang optimal.

Selain itu, ada kendaraan komersial listrik yang mereka sebut DFSK Gelora E. Kendaraan komersial ini telah dilengkapi dengan kisaran 300 kilometer dalam satu pengisian.

Gelora E juga ideal sebagai kendaraan komersial yang memiliki kapasitas penumpang dan transportasi besar barang dengan efisiensi tinggi, menjadikannya solusi yang cerdas dan ramah lingkungan untuk berbagai kebutuhan.

Dalam acara PEVS 2025, konsumen dapat melihat secara langsung berbagai unit DFSK Gelora yang diterapkan pada kebutuhan bisnis, seperti edisi khusus 11 Seaters Ideal untuk kendaraan antar -jemput.

Baca Juga: Wuling meluncurkan model NEV baru di acara PEVS 2025 di Jakarta

Baca Juga: Byd Dominasi Pasar Mobil Listrik Nasional pada awal 2025

Baca Juga: Merek Dua Roda dan Tiga Kendaraan Listrik dari China Menjelajahi Indonesia

Reporter:
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB