Cianjur Regional Police Nets 11 Siswa dalam Urusan Serangan

- Jurnalis

Kamis, 29 Mei 2025 - 00:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIANJUR (-) – Polisi Resort Cianjur, Jawa Barat mencatat 11 siswa dijaring dari sejumlah lokasi di Cianjur dalam serangan malam hari di sejumlah pusat yang ramai ke kafe -kafe di wilayah Cianjur.

Kepala Kepala Polisi Cianjur Adjunct Senior Komisaris Rohman Yonky Dilatha di Cianjur pada hari Rabu mengatakan serangan itu lebih intensif setiap malam dan semakin ditingkatkan setelah gubernur Jawa Barat mengeluarkan surat edaran terkait dengan penerapan jam malam untuk siswa di seluruh Jabar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Serangan itu dilakukan setiap malam tidak hanya menargetkan siswa yang masih berkeliaran di tempat -tempat umum atau pinggir jalan juga menargetkan anak -anak sekolah yang nongkrong di kafe di atas 21:00 WIB,” katanya.

Lusinan siswa yang terjaring segera dibawa ke kantor polisi Cianjur untuk diberi bimbingan, mereka dikirim pulang setelah orang tua, tokoh lokal dan Bhabinkamtibmas datang untuk mengambil.

Dia berharap bahwa serangan malam pada siswa di Cianjur dapat menekan kenakalan atau tindakan kriminal, sehingga tidak ada lagi siswa yang berkeliaran di malam hari karena sanksi yang ketat akan menjalani pelatihan di barak militer.

“Saya telah menerapkan sistem di wilayah Garut sehingga dapat mengurangi jumlah kenakalan remaja, terutama siswa, saat ini didukung oleh kebijakan Gubernur Jawa Barat, sehingga lebih bebas untuk memberikan efek pencegahan sehingga tidak ada siswa yang melanggar,” katanya.

Polisi Kasat Samapta Cianjur AKP Yudistira Nugraha, mengatakan bahwa serangan malam khusus siswa diadakan setiap malam mulai pukul 21:00 WIB sampai mereka selesai dengan target preman dan siswa yang masih melakukan kegiatan di luar rumah pada malam hari.

Penggerebekan dilakukan menyisir sejumlah poin yang sering digunakan sebagai tempat untuk nongkrong atau mengumpulkan orang -orang muda dan remaja seperti pusat kota Cianjur ke kafe -kafe yang tersebar di sejumlah daerah, sehingga 11 orang terjaring.

“Mereka yang terjaring hanya berkumpul di sisi jalan tidak ada yang mengkonsumsi minuman keras, obat -obatan terlarang atau membawa senjata tajam, mereka diberi pelatihan dan pengumpulan data, mereka dikirim pulang oleh orang tua, pemimpin masyarakat dan Bhabinkamtimbas,” katanya.

Kegiatan ini akan terus diadakan setiap malam, di sepanjang sejumlah lokasi yang biasanya digunakan sebagai tempat untuk nongkrong kaum muda dan siswa dengan harapan bahwa di masa depan tidak akan ada lagi anak -anak sekolah atau siswa yang masih berkeliaran di malam hari.

Baca Juga: Pemerintah Kota Jaktim Razia Preman dan PKL di Jalan Raya Bekasi Cakung

Baca Juga: Pemerintah Kabupaten Cianjur Menerapkan jam malam dan serangan khusus untuk siswa

Baca Juga: Raid Pedagang Hewan Korban Jakarta Timur

Pewarta: Ahmad Fikri
Editor: Tasrief Tarmizi
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB