China menolak tingkat balasan kami, kata Washington menggunakan taktik intimidasi

- Jurnalis

Minggu, 11 Mei 2025 - 16:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ISTANBUL (-) – Pemerintah Cina pada hari Minggu menolak penerapan tarif timbal balik oleh Amerika Serikat (AS), di tengah -tengah negosiasi perdagangan antara kedua negara yang diadakan di Swiss, seperti mengutip laporan media pemerintah Cina.

Amerika Serikat dianggap menggunakan tarif sebagai “senjata untuk memberikan tekanan maksimum untuk kepentingan mereka sendiri, yang mencerminkan tindakan intimidasi unilateral, proteksionis, dan ekonomi,” Wakil Menteri Cina Miao Deyu, pada konferensi pers yang dikutip oleh Global Times.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pendekatan ini mengorbankan kepentingan hukum negara -negara lain di seluruh dunia untuk memenuhi ambisi hegemoni AS,” tambahnya.

Pernyataan itu dibuat bersama dengan pembicaraan bilateral antara kami dan delegasi Cina di Swiss pada hari Sabtu dan Minggu.

Delegasi AS dipimpin oleh Menteri Keuangan Scott Besent dan Perwakilan Perdagangan Jamieson Greer, sementara delegasi Tiongkok dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri yang ia lifeng.

Baca Juga: Trump Mengumumkan 'pengaturan ulang tarif dialog pasca-Cina'

Presiden AS Donald Trump pada Sabtu malam mengatakan bahwa timnya telah mengadakan “pertemuan yang sangat baik” dengan pejabat Tiongkok yang terkait dengan perdagangan di Swiss, dan mengklaim bahwa ada “penataan ulang total” dalam hubungan perdagangan AS-Cina.

Negosiasi dilakukan dalam upaya untuk meringankan ketegangan perdagangan yang telah memanas awal tahun ini, ketika AS menetapkan tarif hingga 145 persen dari berbagai produk impor dari Cina.

Sebagai imbalannya, Beijing juga memberlakukan tarif hingga 125 persen dari sejumlah produk dari Amerika Serikat.

Sumber: Anadolu

Baca Juga: Proyeksi Diplomat Tatanan Dunia Melemah Karena Tingkat Trump

Baca Juga: Jakarta Harus Mengantisipasi Banjir Produk Cina Dampak Tarif Trump

Penerjemah: Primayanti
Editor: M Razi Rahman
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB