BYD Indonesia: Segel terbakar hanya memancarkan asap

- Jurnalis

Selasa, 13 Mei 2025 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA (-) – Kepala PR dan Hubungan Pemerintah PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan memberikan tanggapannya mengenai SEAL BYD yang terbakar pada hari Selasa (5/13) pagi di Jalan Kataal, Kota Bambu Utara, Palmerah, Jakarta Barat.

Melalui pesan elektronik, partainya menyatakan bahwa tidak ada api yang dikeluarkan oleh kendaraan berbasis baterai, tetapi hanya sedikit asap.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dan kita perlu mengklarifikasi bahwa apa yang terjadi adalah insiden asap dan tidak berasal dari api seperti beberapa foto yang beredar, yang menunjukkan cerminan lampu mobil merah dalam asap,” kata Luther melalui pesan teks pada hari Selasa.

Baca Juga: ByD Seal Cpated di Jakarta Barat, diduga karena baterai

Untuk mengatasi masalah ini, aftersales dari BYD Indonesia sedang menyelidiki TKP untuk mendapatkan informasi terkait dengan peristiwa yang dialami oleh konsumen di Jakarta Barat.

“Saat ini tim Aftersales BYD sedang melakukan penyelidikan menyeluruh untuk dapat mengidentifikasi masalah secara rinci dan menemukan penyebab masalah,” katanya.

Sebelumnya dilaporkan bahwa insiden yang tidak menguntungkan itu terjadi pada pemilik kendaraan listrik murni, segel BYD. Kendaraan berbasis baterai, memiliki kesempatan untuk mengeluarkan kepulan asap dan juga diikuti oleh suara ledakan yang diduga karena sirkuit pendek pada baterai.

Baca Juga: Rumah di Makassar East Jakarta Diduga Mobil Cormer Mobil

“Mobil di garasi rumah yang tidak digunakan selama 3 hari tiba -tiba mengeluarkan asap. Diduga karena fenomena listrik di baterai mobil listrik,” kata kepala bagian operasi dari Layanan Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) dari Jakarta Barat, Syarifudin.

“Ada ledakan, kemudian pemilik dilaporkan dengan menelepon ke sektor Kembangan dan segera ditindaklanjuti oleh petugas,” tambahnya.

Untuk mengatasi insiden ini, pemadam kebakaran setempat harus mengerahkan 6 unit kendaraan resmi dan mengerahkan sekitar 30 petugas pemadam kebakaran untuk menjinakkan insiden itu.

Baca juga: NTSC: Mobil listrik lebih berisiko terbakar saat di kapal

Baca Juga: Korea Selatan Menerapkan Sertifikasi Baterai Dampak Fire EV

Reporter:
Editor: Siti Zulaikha
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB