JAKARTA (-) – Kementerian Investasi dan Downstreaming/Investment Coordinating Board (BKPM) memastikan bahwa investasi yang diinvestasikan di Indonesia memiliki dampak positif pada ekonomi dan memajukan industri dalam negeri.
Wakil Menteri Investasi dan Hilir/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu dalam sebuah pernyataan di Jakarta pada hari Kamis menyatakan bahwa pemerintah berkomitmen untuk memberikan dukungan kepada investor yang telah berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia, sehingga bisnis mereka dapat terus tumbuh.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Pemerintah ada di sini untuk memastikan bahwa investasi yang telah ditanamkan benar -benar memiliki dukungan untuk berkembang dan berkelanjutan. Kami memberikan perhatian serius kepada investor yang telah menunjukkan dampak positif pada ekonomi, terutama di daerah tempat mereka beroperasi,” kata Wakil Menteri Todotua.
Menurutnya, ini juga bagian dari strateginya untuk tidak hanya menarik investasi baru, tetapi memberikan dukungan penuh dan dukungan kepada investor yang ada, dan telah membuktikan kontribusinya melalui penciptaan lapangan kerja, transfer teknologi, dan penguatan industri lokal.
Seperti halnya, Pt Lenovo Indonesia yang telah memenuhi ketentuan tingkat komponen domestik (TKDN) untuk produk terbarunya, yaitu Lenovo K14 Gen 3, dan ThinkCentre Neo 50A Gen 5.
“Kami menghargai kolaborasi yang telah dilakukan antara PT Sat Nusapersada dan Lenovo Indonesia untuk memproduksi dua produk baru di Indonesia, serta memenuhi peraturan TKDN. Diharapkan bahwa kolaborasi ini dapat meningkatkan pemberdayaan industri domestik,” katanya.
Dia menyampaikan, Pt Lenovo Indonesia adalah perusahaan teknologi multinasional yang beroperasi di lebih dari 60 negara dan menjual produknya di sekitar 180 negara.
Lenovo menjual dan memproduksi berbagai barang elektronik di Indonesia, termasuk PC/Notebook, perangkat rumah pintar dan produk pusat data. Sejak 2019, PT Lenovo Indonesia telah bermitra dengan PT Sat Nusapersada (TBK) dalam pengembangan produknya.
Baca Juga: BKPM: Investasi Apple di RI Berlanjut meskipun ada tarif AS
Baca Juga: Indonesia Menyambut Investasi IDR 27 Triliun untuk “Cloud” dari Microsoft
Baca Juga: BKPM: DIS menyumbangkan sektor properti RP122.9 triliun realisasi investasi 2024
Reporter: Ahmad Muzdaffar Fauzan
Editor: Biqwanto Situmorang
Hak Cipta © antara 2025
RakyatPos Irian










