Jakarta (-) – Haji adalah pilar kelima Islam yang merupakan impian setiap Muslim untuk dipenuhi setidaknya sekali seumur hidup. Namun, mengingat biaya yang cukup besar, perencanaan keuangan adalah hal penting yang harus disiapkan dengan hati -hati.
Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama bersama dengan Parlemen Indonesia telah menetapkan jumlah biaya pengorganisasian haji (BPIH) pada tahun 2025 dan sejumlah komponen biaya pendukung lainnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Biaya haji 2025 menurun
Berdasarkan keputusan pemerintah, rata -rata BPIH 2025 ditetapkan pada Rp89.410.258,79 dengan asumsi nilai tukar 1 USD dari Rp16.000 dan 1 SAR Rp4.266,67. Jumlah ini telah menurun sekitar RP4 juta dibandingkan dengan BPIH pada tahun 2024 yang berjumlah Rp93.410.286,00.
Penurunan memiliki dampak langsung pada biaya yang harus dibayar oleh jemaat atau dikenal sebagai biaya ziarah (BIPIH). Rata -rata, 2025 pacar yang harus dibayar oleh jemaat mencapai Rp55.431.750,78, turun dari tahun sebelumnya yang berjumlah Rp56.046.171,60.
Baca Juga: Saran Pakar Diet dan Ahli Gizi untuk Calon Haji
Selain itu, alokasi manfaat dari hasil optimalisasi deposit awal jemaat juga mengalami penyesuaian. Nilai manfaat rata -rata per kongregasi pada tahun 2025 berjumlah Rp33.978.508,01, turun dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai RP37.364.114,40.
Menurut Hilman Latief, perwakilan dari Kementerian Agama di Komite Kerja BPIH, ada beberapa faktor yang menyebabkan penurunan biaya ini. Di antaranya adalah efisiensi negosiasi dengan penyedia layanan di Arab Saudi, penggunaan realisasi anggaran tahun sebelumnya sebagai referensi, serta sejumlah kebutuhan peziarah yang telah dihabiskan pada tahun 2024 sehingga tidak perlu dibeli tahun ini.
Diperkirakan biaya haji berdasarkan komponen utama
Untuk memberikan gambaran yang lebih rinci, perkiraan biaya haji berikut berdasarkan komponen utama:
- Administrasi dan Transportasi: Termasuk tiket penerbangan pulang pergi, visa, dan biaya administrasi. Perkiraan kisaran biaya dari RP. 40 juta – Rp. 50 juta.
- Akomodasi: Penginapan saat berada di Mekah dan Madinah. Untuk paket reguler di hotel bintang 3 atau 4, biaya sekitar RP. 30 juta. Paket VIP tentu lebih tinggi.
- Makan dan Kesehatan: Biaya konsumsi sekitar RP. 8 juta, sementara vaksinasi dan layanan kesehatan sekitar RP. 2 juta.
- Biaya lain-lain: Termasuk transportasi lokal, ziarah, dan kebutuhan pribadi. Diperkirakan antara IDR 5 juta – IDR 7 juta.
Baca Juga: Apakah judul “Haji” perlu disematkan? Ini adalah hukumnya
Tips untuk mengumpulkan dana haji
Mengumpulkan dana untuk melakukan ziarah tidak mudah, tetapi dapat dicapai dengan perencanaan yang disiplin. Berikut adalah beberapa strategi yang dapat diterapkan:
1. Rencanakan sejak usia dini
Menyimpan dari lama yang lalu membuat beban keuangan lebih ringan. Tentukan biaya target dan buat perencanaan keuangan bulanan.
2. Gunakan akun haji khusus
Membuka tabungan haji di bank -bank Islam membantu manajemen keuangan lebih tertib. Fasilitas autodebet juga memfasilitasi konsistensi penghematan.
3. Manfaatkan Investasi Islam
Pertimbangkan investasi dalam instrumen Syariah seperti reksa dana, setoran, atau emas yang aman dan menguntungkan sebagai penghematan alternatif.
4. Menghilangkan pengeluaran yang tidak penting
Evaluasi keuangan bulanan Anda dan transfer dana dari pos yang tidak terlalu penting untuk disimpan untuk tujuan ziarah.
5. Pertimbangkan program pembiayaan haji
Beberapa bank Islam menawarkan program pembiayaan haji. Namun, pastikan untuk memahami skema angsuran dan kemampuan untuk membayar.
6. Libatkan keluarga
Mendapatkan dukungan dari keluarga, baik secara moral maupun finansial, dapat mempercepat proses mengumpulkan ziarah.
Pada tahun 2025, Indonesia menerima kuota haji dari 221.000 peziarah, yang terdiri dari 201.063 peziarah reguler, 17.680 peziarah khusus, serta peziarah dan pengawas dari Kbihu. Ini menunjukkan antusiasme masyarakat dalam melakukan ziarah.
Melakukan ziarah adalah ibadah yang membutuhkan kesiapan secara fisik dan mental, termasuk perencanaan keuangan yang cermat. Dengan niat yang kuat dan upaya yang direncanakan, Bersedia Tuhan, impian untuk menyembah Tanah Suci dapat diwujudkan.
Baca Juga: Jch Batam Embarkasi disarankan untuk menyadari cuaca panas saat berada di Tanah Suci
Baca juga: ppih Surabaya: 2.651 calon haji dan petugas pergi ke Tanah Suci
Reporter: Raihan Fadilah
Editor: Suryanto
Hak Cipta © antara 2025
RakyatPos Irian










