Badan geologi memperingatkan potensi tanah longsor lebih lanjut di Purwakarta

- Jurnalis

Senin, 26 Mei 2025 - 05:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Geologi merekomendasikan agar penduduk desa Pasirmunjul meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan

Jakarta (-) – Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperingatkan potensi gempa susulan di desa Pasirmunjul, distrik Sukatani, Purwakarta, Jawa Barat, sebagai akibat dari serangkaian acara dalam beberapa minggu terakhir.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Badan Geologi Muhammad Wafid di Jakarta pada hari Senin mengatakan bahwa setidaknya tiga tanah longsor atau pergerakan tanah yang menghantam desa Pasirmunjul Purwakarta. Peristiwa terakhir yang terjadi pada 19 Mei 2025, dalam kategori pungutan dengan retakan di tanah dan bangunan.

Karena hasil analisis dan data sekunder dari tim agen geologi yang bertugas di lapangan menemukan bahwa lokasi bencana yang terkena dampak memang berada di zona dengan kerentanan menengah terhadap pergerakan mendarat.

“Dampak signifikan pada daerah perumahan,” katanya.

Badan Geologi mengkonfirmasi bahwa ada 41 rumah laporan dari BPBD Purwakarta, ada 41 rumah yang menderita kerusakan kecil, lima rumah yang rusak sedang, dan dua rumah rusak parah.

Baca Juga: Semua Korban Tanah Longsor Trenggalek Ditemukan, Operasi Pencarian Ditutup

Dia mengungkapkan bahwa meskipun pergerakan tanahnya lambat tetapi potensi untuk merusak rumah -rumah penduduk tetap tinggi dan kisaran rencana itu tersebar luas. Kondisi ini diperburuk oleh morfologi regional dalam bentuk bukit yang curam dan tanah pelapukan yang mudah jenuh dengan curah hujan tinggi.

Untuk alasan ini, Badan Geologi merekomendasikan agar penduduk desa Pasirmunjul meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan, dan menghindari penggunaan bagian rumah yang rusak parah sebagai tempat untuk pindah.

“Relokasi direkomendasikan jika retakan berkembang dan menyebabkan pemukiman,” katanya, menambahkan bahwa rumah dengan konstruksi cahaya direkomendasikan sebagai solusi perumahan jangka panjang di wilayah tersebut.

Badan geologi dalam kasus ini juga menekankan pentingnya sosialisasi bencana dan pemantauan berkala dari perubahan kondisi geologis sehingga risiko bencana dapat dikurangi seminimal mungkin.

Baca Juga: 15 Korban Tubuh Banjir Tanah Pegunungan Arfak Diidentifikasi

Baca Juga: Buffer dari Cisumdawu Bridge Km 204 bergeser karena pergerakan tanah

Reporter: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Indra Gultom
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB