AS mendorong bantuan ke Gaza di tengah blokade Israel

- Jurnalis

Jumat, 2 Mei 2025 - 04:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WASHINGTON (-) – Amerika Serikat mengatakan bahwa partainya menginginkan bantuan kemanusiaan untuk melanjutkan ke Jalur Gaza karena Israel terus memblokir masuknya bantuan sejak 2 Maret.

“Kami ingin bantuan untuk melanjutkan lagi. Kami ingin penawaran dan bantuan kemanusiaan diberikan selama bantuan dapat ditransfer dengan aman, tidak ada penjarahan, orang tidak diserang, dan tidak ada yang mencuri,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri, Tammy Bruce, dalam konferensi pers harian, Kamis (2/4).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pernyataan itu muncul setelah Presiden Donald Trump pekan lalu mengatakan kepada kepala otoritas Israel Benjamin Netanyahu untuk menjadi “baik” bagi warga Gaza yang “menderita” di jalur sekitarnya.

“Orang -orang itu menderita. Kita harus baik hati kepada Gaza. Kita akan mengurusnya,” kata Trump.

“Ada kebutuhan besar untuk obat -obatan, makanan, dan obat -obatan, dan kami menanganinya,” tambahnya.

Bruce mengatakan Washington berusaha mengatasi tantangan logistik dan keamanan yang menghambat operasi bantuan di daerah saku yang dikelilingi.

“Ada beberapa standar ketika Anda akan mengirim seseorang ke zona perang, dan saya tidak berpikir itu batas yang terlalu tinggi,” katanya.

“Pada saat yang sama, apa yang kami lakukan? Ya, presiden Amerika Serikat juga terlibat dalam masalah ini,” lanjutnya.

Sementara itu, PBB pada hari Kamis mengatakan bahwa upaya kemanusiaan di Gaza sangat terbatas karena operasi militer Israel semakin intensif, dengan lebih dari 423.000 warga Palestina lagi mengungsi, “tanpa tempat yang aman untuk pergi ke Gaza.”

Israel telah menutup semua perbatasan Gaza sejak 2 Maret, menghalangi masuknya pasokan penting ke area tas meskipun ada banyak laporan kelaparan di wilayah yang dihancurkan oleh perang.

Tentara Israel melanjutkan serangannya terhadap Gaza pada 18 Maret, menghancurkan perjanjian gencatan senjata dan pertukaran tahanan yang dicapai dengan kelompok Palestina, Hamas, pada 19 Januari.

Lebih dari 52.400 warga Palestina telah terbunuh di Gaza dalam serangan brutal Israel sejak Oktober 2023, sebagian besar korban adalah perempuan dan anak -anak.

Sumber: Anadolu

Baca Juga: PBB meminta Israel untuk mencabut blokade bantuan kemanusiaan ke Gaza

Baca Juga: Ri mendesak Israel harus memfasilitasi bantuan kemanusiaan dari PBB

Penerjemah: Kuntum Khaira Riswan
Editor: Arie Novarina
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB