Anggota DPD mengusulkan Java Tengah Selatan untuk menjadi area khusus penyangga makanan

- Jurnalis

Sabtu, 3 Mei 2025 - 12:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pilihan terbaik untuk mengatasi masalah ini dalam bentuk pengembangan Nies utara ke wilayah utara, selatan dan timur

PURWOKERTO (-) – Anggota DPD RI Abdul Kholik mengusulkan bahwa wilayah Java Tengah Selatan (Jawa Tengah) dikembangkan menjadi area khusus penyangga makanan nasional karena wilayah tersebut memiliki potensi besar dalam pertanian dan maritim.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam sebuah diskusi di Purwokerto, Banyumas Regency, Sabtu sore, Abdul Kholik mengatakan dari pekerjaan mengawasi pengembangan Jawa Tengah selama lima tahun sebagai senator untuk periode 2019-2024 bahwa provinsi membutuhkan percepatan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, menangani kemiskinan, pengembangan potensi regional, dan masalah regional.

Oleh karena itu, katanya, pilihan terbaik untuk mengatasi masalah ini dalam bentuk pengembangan node di wilayah utara, selatan dan timur secara lebih setara.

“Terutama untuk selatan ini, saya menyebutnya Jasela, Jawa Tengah Selatan atau Jawa Selatan, ini membutuhkan skema khusus untuk dikembangkan. Idealnya itu harus menjadi provinsi, tetapi jalan setapaknya berada di jalan menjadi area khusus dukungan makanan nasional,” kata ketua Komite Perancang Hukum DPD (PPUU).

Baca Juga: Legislator: Desentralisasi Kesejahteraan Komunitas pengeluaran

Menurutnya, ini karena area Jasela yang termasuk Banjarnegara, Purbalingga, Banyumas, Cilacap, Kebumen, Purworejo, dan Wonosobo (BarlingmascakeBpurwo)

Dalam hal ini, ia memberikan contoh Kabupaten Cilacap selain memiliki garis pantai terpanjang di Jawa Tengah dengan potensi untuk menangkap perikanan yang cukup berlimpah, juga dikenal sebagai gudang beras Java pusat.

Sementara Banjarnegara dan Wonosobo Regensi juga memiliki potensi pertanian hortikultura yang cukup besar, termasuk kentang dan cabai.

Faktanya, di daerah Jasela ada juga pelabuhan terbesar di pantai selatan Jawa, yaitu pelabuhan Tanjung Intan Cilacap, ada juga dua bandara (bandara) yang terdiri dari Bandara Jenderal Soedirman Purbalingga dan Bandara Tegulung Wulung Cilacap.

Dia berharap bahwa pemerintah provinsi Java pusat dan pemerintah pusat dapat memahami konteks kebutuhan ini dan pada akhirnya akan menjawab banyak hal, termasuk pengentasan kemiskinan dapat lebih cepat dan potensi kawasan dapat berkembang.

Baca Juga: Anggota RI DPD memuji pencapaian revitalisasi pedesaan di Cina

Faktanya, ia percaya bahwa jika potensi makanan di Jasela dikonsolidasikan dengan baik dan diperlakukan dengan baik, ekspor makanan dapat dilakukan dari daerah Jasela.

“Jadi kami berharap bahwa kepala daerah di Selatan juga dapat bersama untuk ingin mendiskusikan dan membangun pemahaman, maka provinsi juga memberikan ruang untuk ini, dan juga pusat memberikan afirmasi untuk pengembangan Jasela sebagai area khusus dukungan makanan,” katanya.

Dia mengatakan jika dia melihat berbagai pernyataan pemerintah, terutama Menteri Dalam Negeri (Menteri Dalam Negeri) Muhammad Tito Karnavian, tidak ada moratorium untuk pembentukan provinsi dengan saluran khusus, baik dalam bentuk daerah khusus dan area khusus.

Oleh karena itu, katanya, Skema Pengembangan Regional Jasela diharapkan menjadi area khusus untuk dukungan makanan.

“Ini tentu saja kita masih akan berkomunikasi dengan pemerintah. Semoga percepatan ini, terobosan yang saya buat dari semua fakta ini akan sangat bermanfaat bagi wilayah, wilayah, bahkan nasional, semoga ini dapat dipahami dan mungkin semoga di masa depan dapat diwujudkan,” kata Kholik.

Pewarta: Sumarwoto
Editor: Edy M Jacob
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB