Acara “Skydiving” menarik kunjungan wisata asing ke Karimunjawa

- Jurnalis

Minggu, 11 Mei 2025 - 01:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Semoga dengan kegiatan ini, banyak wisatawan akan datang ke sini melalui bandara yang telah dibangun

Jepara (-) -Karimunjawa Skydiving dan petualangan internasional (KISA) yang diadakan di Bandara Dewadaru Karimunjawa, Jepara Regency, Central Jawa, pada 7-11 Mei 2025 diperkirakan akan menarik wisatawan asing yang mengunjungi daerah tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keberadaan acara KISA juga merupakan pemicu untuk menampilkan kembali rute penerbangan perintis ke Karimunjawa yang akan dibuka pada Juli 2025,” kata kepala bandara Dewadaru Karimunjawa, Kapten Muhamad Kurniawan di Jepara, Sabtu (5/20).

Dia berharap ini akan menjadi titik awal sehingga di Bandara Dewadaru banyak maskapai penerbangan masuk. Kemudian banyak penumpang menggunakan bandara sehingga di masa depan akses ke Karimunjawa lebih mudah.

Kurniawan menjelaskan bahwa sejauh ini akses ke Karimunjawa hanya menggunakan rute laut, baik dari pelabuhan Kartini Jepara dan pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Aktivitas lompat Kisa Boogie Woogie pada saat yang sama mempromosikan rencana untuk membuka kembali penerbangan di Bandara Dewadaru.

“Semoga dengan kegiatan ini, banyak wisatawan akan datang ke sini melalui bandara yang telah dibangun sehingga terminal baru dapat digunakan oleh masyarakat,” katanya.

Sejauh ini, ia melanjutkan, telah ada SUSI Air Airline yang memastikan bahwa ia akan membuka rute penerbangan ke Karimunjawa.

Lisensi telah diurus untuk rute penerbangan Yogyakarta-Karimunjawa, Karimunjawa-Semarang, Semarang-Karimunjawa, dan Karimunjawa-Yogyakarta.

“Penerbangan akan dimulai 4 Juli 2025. Kemudian jadwalnya satu minggu tiga kali, yaitu Jumat, Minggu dan Senin,” katanya.

Mengenai acara skydiving di Karimunjawa, Kurniawan menyatakan, Kisa telah menyewa bandara Dewadaru untuk tahun berikutnya.

Fasilitas pendukung cukup untuk menahan diri untuk terjun payung. Dibuktikan dengan keberhasilan implementasi Kisa Boogie Woogie Jump yang diadakan 7-11 Mei 2025.

“Dalam hal keamanan, ambulans juga telah disiapkan, tenaga medis dari pusat kesehatan setempat, dan petugas pemadam kebakaran. Jika terjadi insiden yang tidak kami harapkan akan segera ditangani. Kami juga telah bekerja sama dengan rumah sakit di Semarang, jika pasien kemudian harus segera dievakuasi dapat dikirim langsung ke Semarang dengan pesawat yang ada,” katanya.

Dia berharap bahwa di masa depan banyak wisatawan lokal dan asing akan datang ke Karimunjawa untuk terjun payung. Kisa sebagai fasilitator telah menyiapkan skema aktivitas skydiving.

Harapan di masa depan ada paket tur yang termasuk terjun payung ke salah satu agenda di sebelah menyelam dan snorkeling yang sudah ada di Karimunjawa.

Ketua kapten Kisa Muhammad Hariri telah menyatakan bahwa acara lompat Kisa Boogie Woogie hanyalah pembukaan dan pengenalan potensi Karimunjawa untuk terjun payung.

Sepanjang tahun ini akan ada kegiatan rutin yang terkait dengan skydiving di Karimunjawa. Ditambah upaya untuk mendirikan pusat pelatihan skydiving untuk pemula dan profesional.

“Kami memilih Karimunjawa karena ini memang tempat pendukung, yaitu fasilitas bandara. Kami juga menjual tema pemandangan pulau dan pemandangan pantai, serta kami membuat tema untuk mengekspos Karimunjawa di luar negeri,” katanya.

Gubernur Java Tengah Ahmad Lutfi mengatakan bahwa pariwisata Java pusat harus menjadi internasional sehingga kesiapan infrastruktur pendukung terus didorong. Salah satunya adalah penerbangan perintis ke bandara Dewadaru Karimunjawa.

Kemudian akan ada penerbangan langsung melalui bandara internasional dan bandara Perintis. Susi Air Airlines juga akan membuka rute penerbangan dari Bali -Yogyakarta -Karimunjawa, dan Karimunjawa -Semarang, dan Karimunjawa -yogyakarta -Bali.

Baca Juga: Skydiving dan Petualangan Internasional Karimunjawa akan ditahan rutin

Baca Juga: Penerbangan Perintis ke Dukungan Bandara Jepara KISA 2025

Baca Juga: Pemerintah Jepara Regency berharap Bandara Karimunjawa mengoperasikan kembali

Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Agus Salim
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB