850 personel TNI-Polri siap untuk mengamankan proses perdamaian di Mulia

- Jurnalis

Minggu, 11 Mei 2025 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Damai antara kedua kelompok kandidat pendukung untuk Bupati dan Wakil Bupati Puncak Jaya setuju untuk berdamai dengan melaksanakan proses 'Doli Cut'

Jayapura (-) -Puncak Jaya Kepala Polisi Akbp Ahmad Fauzan mengatakan sebanyak 850 personel TNI-Polri bersama untuk mengamankan proses perdamaian tradisional yang dilakukan oleh dua kelompok masyarakat di Mulia Puncak Jaya, Provinsi Papua Tengah, yang terkait dengan pemilihan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Memang benar bahwa anggota yang diberitahu untuk melindungi perdamaian yang dilakukan sesuai dengan tradisi masyarakat, yaitu kayu kayu 'doli', ada 850 orang,” kata Kepala Polisi Ahmad Fauzan kepada – pada hari Minggu.

Damai antara kedua kelompok yang mendukung kandidat untuk Bupati dan Wakil Bupati Puncak Jaya setuju untuk berdamai dengan melakukan proses 'Doli Wood yang memecah belah' yang akan membagi kayu, kata kepala polisi.

Dihubungi dari Jayapura, Kepala Kepolisian Paintak Jaya mengatakan prosesi perdamaian antara kedua kelompok yang bertikai akan dihadiri oleh Gubernur, Majelis Rakyat Papua (MRP) dan Kepala Polisi Papua Tengah dan Danrem 173/PVB.

Berbagai kesiapan saat ini dilakukan termasuk kesiapan anggota TNI-Polri dalam melakukan keamanan.

Saat ini situasi keamanan relatif kondusif dan memberikan rasa aman, personel TNI-Polri melakukan patroli dialogis.

“Kami ketika melakukan patroli tanpa henti meminta dan mengundang masyarakat untuk berpartisipasi dalam menjaga keamanan dan tidak melakukan tindakan untuk saling menyerang,” katanya.

Pengadilan Konstitusi dalam sesi keputusan pada hari Senin (5/5) menolak permintaan untuk hasil pemilihan umum (PHPU) dari Bupati dan Wakil Bupati Puncak Jaya.

Pasangan Yuni Wonda-Muss Kogoya mendapat suara terbanyak dengan 77.296 suara sementara akuisisi suara pasangan itu Miren Kogoya-Mendi Wonengga dicatat pada 65.787 suara.

Reporter: Evarukdijati
Editor: Indra Gultom
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB