5,99 juta orang menggunakan QRI di Jakarta

- Jurnalis

Kamis, 8 Mei 2025 - 10:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta (-) – Provinsi Bank Indonesia DKI Jakarta mencatat 5,99 juta orang menggunakan “Kode Respons Cepat Standar Indonesia“(QRIS) di Jakarta pada Maret 2025 atau 10,65 persen dari saham nasional.

“Penggunaan QRI di Jakarta kini telah mencapai 5,99 juta. Ini tumbuh 5 persen dan mencapai 10,65 persen dari saham nasional,” kata kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) dari Provinsi DKI Jakarta, Arlyana Abubakar di Jakarta pada hari Kamis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia mengatakan, acara strategis dan peristiwa pendalaman yang terkait dengan literasi digital membantu mendorong jumlah penggunaan metode pembayaran digital.

Sementara dalam hal volume transaksi, penggunaan QRI pada kuartal pertama I/2025 atau Januari hingga Maret 2025 mencapai 907 juta atau tumbuh 166 persen setiap tahun (Tahun ke tahun/yoy).

“Dan ini tentu saja didorong dari sisi penawaran, karena meningkatnya penerimaan aktor bisnis terhadap QRI yang mencapai 6 juta atau tumbuh 14 persen,” kata Arlyana.

Baca Juga: Ekonomi Jakarta Diperkirakan Tumbuh 4,6 Persen Pada 2025

Baca Juga: QRIS Tap NFC akan diterapkan pada Transportasi Umum Jakarta

Di sisi lain, ia juga menyampaikan terkait dengan QRIS tanpa pemindaian atau keran QRIS di sektor transportasi yang diluncurkan pada bulan Maret.

Melalui metode pembayaran, pengguna cukup memasang ponsel (ponsel) ke pemindai saat membayar bahan makanan, KRL dan MRT.

Arlyana berharap bahwa penerapan metode ini dapat meningkatkan efisiensi pembayaran sektor transportasi dan dapat mendorong ekosistem daya saing Jakarta sebagai kota global.

“Kami berharap bahwa kemudian dapat diperluas di semua stasiun dan rute MRT, Transjakarta, LRT Jakarta, LRT Jabodetabek dan Jabodetabek Krl dan pada akhirnya akan dapat 'Mempersambungkan' dengan 'pedagang“Dan juga ke moda transportasi lainnya,” katanya.

Reporter: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Sri Muryono
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB