Yipb dengan ambil dan ovo tes makan bergizi di sekolah khusus

- Jurnalis

Rabu, 16 April 2025 - 13:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA (-) – Pelita Bangsa Inclusion Foundation (YIPB) together with OVO and Grab Indonesia conducted a trial of the implementation of the Free Nutritious Eating Program (MBG) at the Special School (SKH) Karya Dharma Wanita Foundation (YKDW) 01-03 Tangerang City, Banten, Senin (4/14).

“Ini adalah momentum penting bagi kami. Program ini bukan hanya tentang menyediakan makanan sehat, tetapi juga tentang membawa perhatian, dan perhatian nyata bagi teman -teman kami, anak -anak dengan kebutuhan khusus,” kata ketua eksekutif harian Yipb Cahaya Manthovani dalam siaran pers yang diterima pada hari Rabu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Percobaan ini merupakan bagian dari peluncuran program makan nutrisi gratis oleh tiga perusahaan, yang menargetkan 1.500 siswa dan guru di 11 sekolah khusus di seluruh Tangrang Raya hingga April 2026.

Baca juga: BGN membantu mitra dapur mediasi dengan fondasi yang terkait dengan kasus dana mbg

Program ini adalah bentuk dukungan untuk agenda prioritas nasional “8 Program Hasil Cepat Terbaik” dari administrasi Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan 80 juta penerima manfaat MBG hingga 2029.

Cahaya berharap bahwa dengan kolaborasi ini, anak -anak dengan kebutuhan khusus di berbagai daerah, termasuk Tangerang Raya dapat merasakan manfaat dari asupan makanan bergizi berkualitas.

Sebelumnya, program serupa telah dilakukan di SLB Negeri 07 Jakarta. Tanggapan positif dari guru, orang tua, dan anak -anak adalah dorongan besar untuk mengembangkan program ini secara lebih luas.

Baca Juga: Bapanas menyebut peluang terbuka MBG untuk pemanfaatan bahan makanan lokal

“Antusiasme dan senyum anak -anak ketika menerima makanan sehat menjadi motivasi besar bagi kami,” katanya.

Ketua YIPB Maya Miranda Ambarsari menambahkan bahwa program ini adalah bagian dari visi besar yayasan dalam memastikan bahwa setiap anak memiliki hak yang sama untuk tumbuh sehat dan berkembang.

Dia percaya bahwa anak -anak dengan kebutuhan khusus memiliki potensi luar biasa yang membutuhkan dukungan dari berbagai pihak.

Baca Juga: Kadispenad memastikan 71 dapur MBG yang dikelola oleh Angkatan Darat Indonesia masih beroperasi

Nutrisi yang baik adalah fondasi utama mereka untuk dapat belajar, mengembangkan, dan mencapai masa depan yang lebih baik, “katanya.

Saat ini, kolaborasi antara YIPB, OVO dan Grab masih fokus pada Tangerang Raya. Namun dalam jangka panjang, ia menargetkan untuk mencapai lebih banyak SLB di berbagai daerah di Indonesia.

Ketua Kota Tangerang YKDW Titin Suhartini menilai bahwa program seperti ini membawa harapan baru untuk sekolah -sekolah khusus yang telah berjuang dalam keterbatasan.

“Anak -anak kita memiliki antusiasme yang luar biasa, tetapi kebutuhan mereka berbeda. Bantuan seperti ini tidak hanya memberikan nutrisi, tetapi juga kepercayaan diri. Mereka merasa dirawat,” katanya.

Baca Juga: Mimika Papua Tengah: Ketersediaan Telur Ayam Cukup untuk Program MBG

Direktur Presiden Ovo Karaniya Dharmasaputra mengatakan bahwa partisipasi mereka bukan hanya tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi lebih merupakan komitmen jangka panjang untuk pengembangan sosial yang inklusif.

“Kami percaya bahwa teknologi harus bermanfaat bagi semua kelompok, termasuk anak -anak dengan kebutuhan khusus. Melalui kolaborasi ini, kami berharap dapat berpartisipasi dalam memperluas dampak positif secara berkelanjutan,” katanya.

Kepala urusan publik meraih Indonesia Tirza Reinata mengatakan melalui program ini bahwa mereka ingin menciptakan ekosistem inklusif yang memberdayakan masyarakat.

Menu makanan yang diberikan kepada para siswa ini telah dirancang sesuai dengan rekomendasi dari National Nutrition Agency dengan penyesuaian untuk anak -anak dengan kebutuhan khusus.

Semua bahan makanan disediakan oleh penjual yang mengelilingi MSMS sehingga program ini juga dapat menciptakan dampak pada ekonomi lokal.

Baca Juga: HK-Ministri Pekerjaan Umum Memastikan Lokasi Program MBG Dapur Publik di Jambi

Reporter: Fathur Rochman
Editor: Siti Zulaikha
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB