Kadin East Java mendorong Republik Indonesia untuk mengambil keuntungan dari penundaan implementasi tarif Trump

- Jurnalis

Rabu, 16 April 2025 - 11:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hubungan yang dibangun didasarkan pada prinsip transaksi langsung, kekuatan tawar -menawar dan pengaruh bilateral

SURABAYA (-) – Ketua Kamar Dagang dan Industri Java Timur (Kadin) DWI Putranto mendorong Indonesia untuk mengambil keuntungan dari langkah -langkah Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menunda 90 hari dari implementasi tarif timbal balik yang lebih tinggi untuk mitra perdagangan negara karena itu adalah momentum emas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adik lelaki itu mengatakan pemerintah harus bergerak cepat, cerdas dan bijaksana dalam memutuskan kebijakan karena hubungan ekonomi internasional, termasuk yang dibangun oleh Indonesia dengan pemerintah Trump, tidak dibangun berdasarkan prinsip multilateralisme atau keterikatan kelembagaan seperti WTO.

“Hubungan yang dibangun didasarkan pada prinsip transaksi langsung, kekuatan tawar -menawar dan pengaruh bilateral,” Karabadik Dwi Putranto di Surabaya, Rabu.

Adik laki-laki itu menilai bahwa upaya Trump untuk menunda tarif ini untuk melihat negara-negara yang masih menginginkan hubungan perdagangan jangka panjang dengan AS.

Trump membuat penundaan pengakuan tarif kepada mereka dengan harapan apakah negara -negara yang tidak membalas tarif impor.

Dalam hal ini, menurut adik laki -laki, Trump cukup pintar untuk mengambil langkah strategis berikutnya, yaitu melakukan transaksi perdagangan nyata dengan membeli produk AS dalam 90 hari ke depan.

Jika negara-negara non-retalial berhasil membuktikan diri mereka sebagai “Anak laki -laki yang baik” Melalui transaksi perdagangan nyata dalam waktu 90 hari, tidak hanya menghindari tarif tetapi negara juga memiliki potensi untuk mendapatkan insentif perdagangan tambahan.

Adik laki -laki memperkirakan bahwa ada beberapa bentuk hadiah atau insentif yang memiliki potensi untuk diberikan oleh Trump jika Indonesia atau negara lain dianggap sebagai “Anak baik”.

Pertama, pengurangan tarif bertahap atau Tingkat rollback progresif Yaitu tarif 32 persen tidak diterapkan secara langsung atau diturunkan secara selektif di sektor -sektor tertentu seperti produk pertanian tunduk pada 10 persen dan tidak 32 persen sebagai pengakuan atas ketulusan perdagangan.

Kedua, pengecualian produk tertentu jika Indonesia dapat bernegosiasi sehingga produk -produk unggul seperti tekstil, alas kaki, atau komponen otomotif dikecualikan dari tarif penuh.

Ketiga, akses preferensi ke proyek strategis AS, yaitu perusahaan Indonesia, dapat terlibat dalam proyek infrastruktur, energi, atau digitalisasi melalui AS melalui AS Usaha patungan Sebagai bentuk kompensasi tidak langsung untuk partisipasi dalam menyeimbangkan defisit.

Keempat, reputasi sebagai mitra strategis adalah untuk meningkatkan kredibilitas diplomatik dan ekonomi di mata AS dan investor global.

“Bagi Indonesia, ini adalah ujian diplomasi ekonomi. Menunjukkan ketulusan dengan mempercepat pembelian produk strategis AS, tetapi masih membuat struktur perdagangan nasional tidak terdistorsi oleh tekanan jangka pendek.” kata adik laki -laki.

Baca Juga: Kadin East Java Mengajukan Kebetulan Tentang Aturan Lalu Lintas Transportasi Lebaran

Baca Juga: Kadin Fokus pada Mendukung Produktivitas Ekonomi untuk Pekerjaan Java Timur

Baca Juga: Kadin Call East Java Gate Gate Eastern Progress Economic Economic

Reporter: Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Agus Salim
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB