Garuda siap untuk memfasilitasi ekspor komoditas terkemuka Aceh

- Jurnalis

Rabu, 16 April 2025 - 12:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Alhamdulillah, untuk fase pertama kami telah melakukan 1 ton ekspor minyak nilam dengan nilai sekitar Rp1,5 miliar di Prancis.

Banda Aceh (-) – Garuda Indonesia, seorang perwakilan provinsi Aceh, mengatakan bahwa ia siap untuk memfasilitasi pengusaha dari tanah Rencong untuk mengekspor komoditas superior dari daerah ini ke pasar internasional.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, untuk fase pertama kami telah melakukan 1 ton ekspor minyak nilam dengan nilai sekitar Rp1,5 miliar di Prancis,” kata manajer umum Garuda Indonesia, perwakilan Aceh Nano Setiawan, di Banda Aceh, Rabu.

Dia menjelaskan bahwa minyak patchouli yang diekspor menggunakan maskapai penerbangan Garuda Indonesia adalah kerja sama antara Pusat Penelitian Sains dan Teknologi (ARC) dari Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh dengan Pt Perusahaan Bisnis Internasional PT Green Aromatic.

Dia mengatakan barang -barang yang diangkut oleh Garuda Indonesia dari Blang Bintang Aceh Bandara Internasional terhubung dengan pesawat terbang ke Amsterdam untuk membawa barang -barang ekspor dari Aceh, Patchouli Oil.

“Kami bertekad untuk meningkatkan Aceh Patchouli ke pasar internasional, salah satunya dengan mendukung ekspor langsung komoditas ini ke Paris. Minyak Patchouli adalah salah satu bahan baku untuk parfum,” katanya.

Dia percaya bahwa dengan aktor bisnis dan petani yang konsisten dalam memproduksi minyak nilam, volume ekspor akan terus meningkat yang juga akan berdampak pada kesejahteraan petani.

“Intinya adalah kami membuka peluang bagi semua pengusaha Acehan untuk dapat mengekspor komoditas terkemuka Aceh dengan menggunakan rute udara,” katanya.

Menurutnya, ketersediaan armada pengusaha tidak perlu khawatir, Garuda Indonesia memiliki maskapai yang cukup dan terhubung dengan semua tujuan untuk mengangkut komoditas dari Aceh.

“Itu berarti, kami menyiapkan pesawat untuk mengangkut komoditas Acehan. Tuhan bersedia, harganya sangat kompetitif dan pengusaha akan mendapatkan keuntungan yang tepat,” katanya lagi.

Sebelumnya, Atsiri Research Center (ARC) dari Universitas Syiah Kuala (USK) dari Universitas Banda Aceh melalui Perusahaan Bisnis Internasional Pt U Green Aromatics sekali lagi mengekspor satu ton minyak patchouli yang dibeli dari petani Aceh ke Prancis.

“Alhamdulillah, hari ini kami kembali untuk mengekspor minyak nilam langsung ke Prancis menggunakan pesawat Garuda Indonesia,” kata direktur PT U Aromatik Internasional Faisal, di Aceh Besar.

Pengiriman Minyak Patchouli dengan tujuan perusahaan Nat 'Green dari Prancis. Diangkut menggunakan pesawat Garuda Indonesia melalui Sultan Iskandar Muda Airport (SIM) Aceh Besar. Nilai ekspor mencapai RP1.5 miliar.

Baca Juga: Arc Usk Banda Aceh Mengembalikan Ekspor Satu Ton Minyak Patchouli ke Prancis

Baca juga: Garuda Indonesia mendukung pengiriman minyak nilam ke Prancis

Reporter: m ifdhal
Editor: Budisantoso Budiman
Hak Cipta © antara 2025

RakyatPos Irian

Berita Terkait

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta
Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK
KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya
Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya
Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?
Fenomena langka Blue Moon pada 31 Mei bisa disaksikan dari Indonesia, perhatikan waktunya
Berita Terkini, Berita Terkini di Indonesia dan Dunia | tempo.co
Ikatan Keluarga Minang Nilai Klarifikasi Abu Janda Malah Memperluas Isu Intoleransi

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 16:35 WIB

Bupati Muara Enim Masih Diperiksa KPK di Sumsel, Besok Dibawa ke Jakarta

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Juni 2026 - 16:29 WIB

KPK juga tengah mendalami kasus MBG, dan akan menggelar gelar perkara untuk mengetahui kelanjutannya

Senin, 8 Juni 2026 - 16:26 WIB

Polisi Ungkap Kronologi Meninggalnya Ibu Aminah Usai Makan Sate Beracun dari Menantunya

Kamis, 28 Mei 2026 - 07:19 WIB

Wabah Ebola: Pembatasan perjalanan apa yang diberlakukan oleh negara-negara?

Berita Terbaru

Berita

Golkar Sangat Prihatin Bupati Muara Enim Kena OTT KPK

Senin, 8 Jun 2026 - 16:29 WIB